Merawat Mobil Kesayangan, Memanjakan Diri Sendiri di Perjalanan

Hai #SahabatRotary

Memiliki mobil impian boleh jadi keinginan setiap orang, namun tak semua orang bisa mendapatkannya. Beruntunglah kita yang sudah mampu memiliki kendaraan pribadi ini. Setelah memiliki mobil impian, tugas kita selanjutnya adalah merawat dan menjaga mobil tersebut dengan baik. Merawat mobil tergolong mudah jika kita telah mengetahui ilmunya. Salah satu hal terpenting dalam perawatan mobil adalah melakukan service rutin. Service rutin bisa dilakukan di bengkel manapun, bengkel resmi milik produsen mobil kita bisa menjadi pilihan. Bengkel ac mobil pasar kamis bisa menjadi pilihan terbaik untuk service ac mobil secara rutin.

Sebagai pemilik mobil, kita harus paham betul hal-hal yang menjadi kebutuhan mobil milik kita. Membaca manual book penting juga agar kita memahami bagaimana cara pemakaian mobil yang kita punya, bagaimana cara perawatannya, dan hal-hal apa saja yang tidak boleh kita lakukan terhadap kendaraan roda empat yang satu ini. Kita tidak ingin terjadi hal-hal yang buruk selama di perjalanan bersama mobil kesayangan, bukan? Misalnya kerusakan mendadak pada mesin sehingga mobil tiba-tiba mogok. Oleh sebab itu, kita sangat perlu melakukan service rutin untuk mobil.

Kenapa Kita Harus Membawa Mobil ke Bengkel untuk Service?

Seringkali timbul pertanyaan di benak pemilik mobil, kapan sih kita harus membawa mobil kesayangan ke bengkel? Apakah perlu memasukkan mobil ke bengkel ketika kondisinya baik-baik saja? Kenapa harus service rutin, padahal mobil tidak rusak? Jawaban dari semua pertanyaan itu ada pada penjelasan di bawah ini.

  • Mesin mobil menjadi jauh lebih awet

Saat kita melakukan pemeriksaan dan service rutin di bengkel, yang dilakukan oleh montir adalah melakukan pengecekan seluruh bagian mesin mobil. Jika tidak ada kerusakan yang berarti, tugas montir adalah melakukan perawatan rutin pada mesin mobil. Dengan perawatan rutin, mesin mobil akan tetap nyaman dipakai seperti saat baru. Tidak hanya mesin mobil, ac mobil juga harus mendapatkan perawatan rutin, misalnya di bengkel ac mobil pasar kamis. 

  • Mobil lebih panjang umur

Mobil yang digunakan untuk keperluan sehari-hari umumnya memiliki usia atau umur pakai yang lebih lama dibandingkan mobil yang digunakan untuk tujuan komersil seperti taksi. Mobil pribadi bisa bertahan hingga umurnya mencapai 10 tahun dengan perawatan rutin. Jika tidak dirawat secara rutin dan berkala, usia mobil pribadi bisa saja lebih pendek dari itu. 

  • Memastikan kelayakan sparepart

Usia mobil memang bisa mencapai 10 tahun, namun hal ini tidak berlaku untuk sparepart yang menyusunnya. Usia sparepart umumnya lebih pendek, misalnya saja rem. Rem sangat penting karena berfungsi sebagai penghenti laju kendaraan sehingga harus selalu diperiksa secara rutin untuk memastikan rem bekerja dengan baik. Siapa sih yang ingin mengalami rem blong saat berkendara? Oleh karena itu, service rutin perlu dilakukan untuk memastikan bahwa komponen atau sparepart pada mobil masih layak dan berfungsi dengan baik.

Kapan kita harus melakukan service mobil? Jawabannya bisa kita kita lihat di buku manual atau buku petunjuk penggunaan mobil yang kita miliki. Rata-rata, mobil baru service rutin setelah menempuh jarak 5.000 km.

  • Mengganti sparepart yang sudah usang

Komponen atau sparepart pada mobil harus rutin diganti tanpa harus menunggu sampai rusak. Penggantian ini wajib dilakukan demi kenyamanan dan keselamatan pengendara mobil di perjalanan. Pada mobil manual, kampas rem dan kampas kopling harus diperhatikan dan diganti secara rutin. Sedangkan pada mobil transmisi otomatis, bagian yang mendapat perhatian khusus yaitu v-belt.

Di samping itu, ac mobil juga harus mendapatkan perhatian. Komponen ac seperti filter sebaiknya secara rutin diganti. Freon, pemeran utama pada ac mobil ini juga wajib diisi ulang secara rutin, misalnya di bengkel ac mobil pasar kamis. Kerusakan ac tentu sangat merepotkan, suasana kabin menjadi panas dan tidak nyaman. Lebih baik mengganti komponen ac secara rutin daripada kita harus menahan panas dan gerahnya berkendara tanpa ac.

  • Menghemat biaya perawatan

Sebagian orang berpikir bahwa tidak melakukan service rutin pada mobil bisa menekan biaya yang harus dikeluarkan. Sayangnya, pernyataan ini salah besar, sebaliknya biaya perawatan mobil bisa membengkak karena mobil tidak dirawat secara rutin. Akibatnya, terjadi kerusakan mobil yang parah. Saat kerusakan sudah terjadi, mau tidak mau pemilik mobil harus melakukan perbaikan di bengkel. Biaya yang dikeluarkan tentu saja lebih besar dibandingkan dengan perawatan atau service rutin.

bengkel ac mobil pasar kamis karya maxime agnelli

Kapankah Waktu yang Tepat untuk Service Mobil?

Perhitungan kapan mobil harus diservice bisa dilihat dari dua kategori, yaitu jarak tempuh dan waktu penggunaan. Dilihat dari jarak tempuhnya, mobil wajib diservice rutin ketika sudah mencapai jarak tempuh 1.000 km, 5.000 km, 10.000 km, 15.000 km, dan seterusnya. Sedangkan service rutin berdasarkan waktu penggunaan, mobil sebaiknya rutin di service, baik di bengkel resmi maupun di bengkel mobil pasar kamis setiap 6 bulan sekali, entah mobil itu sering dipakai ataupun tidak.

  • Service di 1.000 km pertama

Untuk mobil yang masih baru, service pertama yang harus dilakukan adalah ketika mobil tersebut sudah berjalan sejauh 1.000 km. Pada service perdana ini, tidak banyak yang dilakukan oleh montir pada mobil kita. Biasanya hanya dilakukan pengecekan terhadap cairan-cairan, seperti air radiator, oli-oli pada mesin, dan minyak rem. Pengecekan juga dilakukan pada komponen-komponen penting antara lain aki, tekanan angin pada ban, membersihkan filler udara, serta melihat baut pada roda apakah terpasang dengan baik atau tidak.

  • Service rutin di 5.000 km

Ketika mobil sudah mencapai jarak tempuh 5.000 km, pemilik disarankan untuk membawanya kembali ke bengkel untuk pergantian oli mesin  dan service rutin. Mengganti oli bertujuan agar komponen di dalam mesin tetap mendapatkan pelumas yang maksimal. Jangan sampai menunggu hingga oli pada mesin habis.

Pada service rutin di 5.000 km ini, beberapa bagian lain juga turut mendapatkan pengecekan seperti pada saat service pertama di 1.000 km untuk memastikan semua komponen berfungsi dengan baik. Jika terdapat komponen yang mulai rusak sebaiknya kita tidak perlu menunda untuk melakukan penggantian.

  • Service rutin di 10.000 km

Setelah mobil menyentuh jarak tempuh 10.000 km yang biasa dicapai ketika mobil sudah digunakan kurang lebih selama 6 bulan,  maka akan lebih banyak komponen yang harus diperiksa saat di service. Fokus utama pada service berkala setiap 10.000 km adalah spooring, balancing, dan rotasi ban menyilang. Rem pada keempat buah roda mobil juga diperiksa dan dibersihkan untuk mengembalikan lagi performa pengereman yang sudah mulai turun. Oli mesin dan oli transmisi juga wajib diganti pada service rutin kali ini.

Selanjutnya, service rutin dilakukan setiap jarak tempuh mobil bertambah 5.000 km, yaitu pada km ke 15.000, 20.000, dan seterusnya. Service mobil rutin di bengkel ac mobil pasar kamis setiap 6 bulan sekali juga sangat dianjurkan. Merawat mobil sebenarnya mudah jika kita mengikuti petunjuk dari produsen mobil dan juga dari ahlinya. Ayo, tunggu apa lagi? Jangan ragu untuk service mobil sekarang juga!

Senang bisa berbagi.

Pasti bermanfaat.

Bengkel AC Mobil Pasar Jumat karya anja

Tanda Awal AC Mobil Bermasalah dan Waktu Tepat ke Bengkel AC

Hai #SahabatRotary

AC mobil merupakan salah satu fasilitas yang mendukung kenyamanan berkendara. Adanya AC mobil membuat suasana di dalam mobil terasa dingin dan bebas polusi dari udara luar. AC membantu udara di dalam mobil bertukar sehingga tetap bersih dan mengandung oksigen. Oleh karena itu, jika AC mobil Anda bermasalah, segera lakukan service AC, misalnya saja mengunjungi bengkel AC mobil Pasar Jumat yang bisa membantu menyelesaikan permasalahan AC mobil Anda dengan cepat dan tepat.

Sayangnya, masih banyak pemilik mobil yang tak bisa mengenali kondisi kesehatan AC mobilnya. Akibatnya, service mobil dilakukan jika kondisinya sudah parah. Nah, jika sudah demikian, Anda juga yang merasakan imbasnya. Bukan hanya kenyamanan berkendara yang terganggu, biaya yang harus Anda keluarkan untuk service juga makin meningkat.

Tanda Awal AC Mobil Bermasalah

Agar tak perlambat mengunjungi bengkel mobil, Anda perlu mengetahui gejala awal kerusakan AC mobil. Beberapa gejala tersebut, antara lain :

  • Berbunyi Kasar

Pernah mendengar bunyi yang kasar dari AC? Jika iya, Anda harus segera membawa mobil Anda ke bengkel. Normalnya, AC tak akan mengeluarkan suara kasar, kecuali beberapa merk AC yang mengeluarkan suara berisik ketika pertama kali dinyalakan.

Jika mobil mengeluarkan bunyi kasar dan bunyi tersebut langsung hilang ketika AC dimatikan, maka ada beberapa kemungkinan yang harus Anda waspadai. Mungkin saja AC kekurangan oli, piston aus, atau letak AS yang bergeser. Jika bunyi kasar disertai dengan bunyi seperti bergetar, maka Anda perlu waspada AC bocor.

  • Tekanan Kompresor Berkurang

AC memerlukan kompresor untuk mengatur pertukaran udara. JIka sudah lama digunakan, kompresor bisa saja melemah sehingga Anda harus mengunjungi bengkel AC mobil Pasar Jumat dengan segera.

Tekanan kompresor yang melemah bisa ditandai dengan hembusan angin yang tak sedingin biasanya. Kondisi ini umumnya membaik ketika mobil Anda jalankan dengan kecepatan tinggi. Sebaliknya, jika mobil berjalan dengan kecepatan rendah, AC akan terasa kurang dingin atau bahkan tak dingin sama sekali.

  • Masalah Pada Kopling Magnet

Kopling magnet atau magneting clutch. Fungsi dari komponen ini adalah untuk mengatur putaran putaran kompresor dan kompresor engkol. JIka ada masalah pada kopling magnet, maka AC akan terasa tak dingin. Pada kerusakan yang parah, AC mungkin tak akan menyala sama sekali karena kompresor gagal memompa freon.

  • AC Tidak Dingin

Banyak pemilik mobil yang baru mengunjungi bengkel AC mobil Pasar Jumat ketika AC tak terasa dingin. Jika sudah demikian, akan sedikit sulit mencari penyebab AC rusak. Perlu dilakukan pemeriksaan secara lengkap untuk mengetahui penyebab pastinya. Pasalnya, banyak penyebab AC tak dingin, mulai dari v belt yang aus, kopling magnet yang bermasalah, tekanan kompresor yang melemah, hingga freon yang habis. Dari sekian banyak masalah yang ada, freon habis menjadi penyebab AC tak dingin yang paling umum terjadi karena kerusakan AC ini tak menunjukkan tanda apapun sehingga baru disadari ketika AC mobil tak dingin.

Dampak AC Rusak yang Perlu Anda Waspadai

Selain berkurangnya kenyamanan berkendara, ada beberapa bahaya AC rusak yang harus Anda waspadai. Contoh kecilnya, udara di dalam mobil bisa bercampur dengan polutan sehingga udara menjadi tak sehat. Dalam kondisi seperti ini, kesehatan Anda dan keluarga bisa terancam.

Jika dibiarkan dalam waktu yang lama, kerusakan AC juga dapat merembet pada komponen mobil lainnya. Misalnya saja AC yang kurang dingin berpengaruh pada sound system dalam mobil, kinerja mesin yang terlalu berat, dan lain sebagainya.

Oleh karena itu, penting bagi Anda untuk mengunjungi bengkel AC secara rutin untuk menghindari kerusakan lebih parah. Selain itu, mengunjungi bengkel AC secara berkala dan rutin justru lebih irit biasa dibanding menunggu rusak baru melakukan service. Lagi pula, jika service dilakukan secara rutin, aktivitas berkendara Anda tak akan terganggu hanya karena AC rusak, bukan?

Bengkel AC Mobil Pasar Jumat karya anja

Kapan Waktu yang Tepat untuk Mengunjungi Bengkel AC?

Banyak pemilik mobil yang bingung mengenai waktu tepat melakukan service AC mobil. Akibatnya, mereka baru mengunjungi bengkel AC ketika kondisi AC sudah rusak. Jika sudah demikian, penanganan akan membutuhkan waktu dan juga biaya.

Parahnya lagi, banyak yang baru menyadari AC mobil mengalami kerusakan ketika kompresor sudah dalam kondisi ‘skarat’. Padahal, kompresor layaknya jantung pada manusia yang tak bisa diservis ulang ketika sudah rusak parah. Pada AC, kompresor bertugas untuk mengatur peredaran udara, sama halnya dengan jantung yang mengatur peredaran darah, Jika kompresor sudah rusak, maka tak ada cara lain selain mengganti baru dengan biaya yang relatif mahal.

Untuk menghindari hal yang tak diinginkan, And perlu mengecek kesehatan AC setiap pagi sebelum berkendara, tepatnya ketika memanasi mesin mobil. Tes kesejukan udara di dalam mobil untuk mengetahui seberapa baik kesehatan AC mobil Anda. Segera kunjungi bengkel AC mobil Pasar Jumat jika AC mengeluarkan bunyi seperti orang mendengkur atau ada tetesan embun pada ventilator AC.

Selain itu, Anda juga harus memperhatikan kondisi oli AC Anda. Sama halnya dengan mesin mobil, AC juga memiliki sistem yang dijalankan dengan piston dan gear yang membutuhkan oli agar tidak aus. Normalnya, Anda butuh mengganti oli setiap speedometer menunjukkan angka 20 ribu kilo meter.

Mengingat AC harus diservis secara rutin, Anda mungkin akan berpikiran untuk melakukan service AC sendiri untuk menghemat biaya. Namun, hal ini sebaiknya tak pernah Anda lakukan karena service AC membutuhkan peralatan khusus yang memadahi.

Contoh kecilnya, Anda tak bisa mengecek tekanan kompresor hanya dengan menempelkan telapak tangan pada ventilator atau blower. Cara ini mungkin ampuh untuk mengetahui kuat atau lemahnya tekanan kompresor. Namun, Anda tak akan pernah tahu seberapa besar tekanan tersebut dalam angka sehingga tak menemukan solusi yang benar-benar tepat untuk mengatasinya.

Masalah kompresor pada AC hanya bisa diatasi oleh teknisi ahli, itupun jika alat vakum khusus untuk mengecek kesehatan kompresor tersedia.

Contoh lainnya adalah masalah mengganti oli. Anda mungkin bisa mengganti oli mesin Anda sendiri mengingat takarannya yang jelas. Namun, untuk urusan oli AC mobil tentunya tak sesederhana itu. Oli AC diukur dengan satuan miligram per kilo meter jarak yang sudah ditempuh. Jadi, meskipun Anda memiliki kemampuan service mobil, belum tentu Anda bisa melakukan service AC sendiri jika tak ada peralatan memadhi.

Nah, itulah tadi tanda AC bermasalah sehingga Anda harus segera mengunjungi bengkel AC mobil Pasar Jumat. Ingat, selalu perhatikan jadwal service AC mobil Anda jika tak ingin kenyamanan Anda berkendara terganggu.

Anda juga perlu mencatat, selain saat AC menunjukkan gejala di atas dan saat perlu ganti oli, Anda juga perlu melakukan service AC ketika akan hendak berkendara dengan jarak tempuh yang jauh. Hal ini untuk menjamin kenyamanan berkendara dan mewaspadai kerusakan AC ketika di perjalanan.

Senang bisa berbagi.

Pasti bermanfaat.

Bengkel AC Mobil Cilegon karya christopher crouzet

Pemilik Mobil Wajib Tahu Hal Ini Agar Selalu Nyaman di Perjalanan

Hai #SahabatRotary

Air Conditioner atau yang lebih dikenal dengan sebutan AC merupakan alat yang digunakan untuk mengubah udara panas menjadi udara yang lebih sejuk dengan bantuan freon. AC tidak lagi menjadi barang mewah pada sebuah mobil. Hampir seluruh mobil keluaran terbaru sekarang ini sudah dilengkapi dengan AC. Cuaca panas di jalanan Indonesia menuntut produsen mobil untuk selalu menyertakan AC dalam setiap mobil yang diproduksi. Fungsi AC mobil tidak sebatas membuat udara di dalam mobil menjadi dingin. Ada fungsi yang lebih dari itu, antara lain mengatur kelembapan dan sirkulasi udara, serta menyaring udara di mobil untuk menjaga kemurniannya.

Setiap komponen di mobil mempunyai usianya masing-masing. Tidak ada komponen yang benar-benar awet, begitu juga dengan AC mobil. Kerusakan pada AC mobil bisa kita rasakan ketika AC membutuhkan waktu yang sangat lama sampai AC mampu mendinginkan udara di dalam mobil. Saat AC mobil sudah tidak berfungsi dengan baik, itu artinya kita harus membawa mobil kita ke bengkel AC mobil Cilegon untuk mendapatkan segera mendapatkan perbaikan. 

Mobil Manual atau Mobil Matic Punya Masalah yang Sama pada AC, Kenali Supaya Tidak Bingung

AC pada mobil memiliki prinsip kerja yang sama dengan AC yang biasa kita temui di rumah. Namun, pada mobil sistemnya lebih dinamis dan lebih rumit dibandingkan dengan AC di rumah. Freon menjadi pemeran utama yang membuat udara menjadi dingin. Udara dengan suhu dingin ini kemudian disemprotkan ke kabin dengan bantuan blower. Beberapa masalah pada AC mobil berikut ini biasa terjadi di mobil dengan transmisi manual maupun otomatis. Mari kita simak supaya tidak bingung ketika nanti kita mengalami hal yang sama.

  • AC kurang dingin atau tidak dingin sama sekali

Masalah pertama yang sangat umum terjadi pada ac mobil adalah ac tidak menghasilkan udara dingin. Hal ini sangat sering dialami oleh mobil keluaran tahun lama maupun keluaran baru. Bengkel AC mobil cilegon biasa menangani masalah ac mobil seperti ini. Saat mengalami kerusakan, alih-alih mengeluarkan udara yang dingin, justru udara hangat yang keluar dari lubang ac. Penyebab utama ac kurang atau tidak dingin antara lain freon habis, filter dryer tersbumbat, atau rusaknya kompresor yang bertugas untuk memompa freon.

Untuk mengatasi keluhan ac yang kurag dingin atau tidak dingin sama sekali, pekerja bengkel melakukan proses flushing. Proses ini bertujuan untuk membersihkan semua kotoran yang ada di dalam komponen AC khususnya kompresor. Freon, oli, dan kotoran lain seperti debu menjadi target utama saat proses flushing. Setelah kompresor dipastikan bersih, hal yang selanjutnya dilakukan adalah melakukan pengisian ulang oli kompresor dan tentunya freon baru.

  • Udara yang keluar dari AC berbau

Siapa sih yang tidak terganggu dengan bau-bauan tidak sedap di dalam mobil? Kita semua pasti merasa sangat tidak nyaman ketika berada di dalam mobil yang bau. Masalah ini juga sering dialami oleh pemilik mobil. Sebenarnya udara yang keluar dari AC berbau ini tidak menandakan ada kerusakan. Bau pada udara yang dihembuskan oleh ac mobil disebabkan oleh banyaknya bakteri dan kotoran yang menempel pada saluran ac. Flushing juga bisa menjadi salah satu cara untuk menghilangkan bau akibat saluran ac yang kotor. 

  • AC berbunyi berisik

Setelah masalah ac kurang dingin dan menimbulkan bau kurang sedap, masalah ac yang ketiga adalah ac berbunyi atau ac berisik. Kalau kita sudah mendengar ada bunyi-bunyian yang keluar dari ac mobil, perlu diwaspadai karena hal ini menandakan ada komponen yang tidak beres. Masalah yang sering menjadi penyebab ac berbunyi adalah oli kompresor yang kering. Tugas dari oli kompresor adalah memberikan pelumas pada komponen kompresor untuk mengurangi gesekan ketika sedang bekerja. Jika oli kering, akibatnya adalah terjadi gesekan antar komponen yang menghasilkan bunyi. Jika dibiarkan, komponen bisa mengalami aus. Oli kompresor sebaiknya diganti rutin setiap 20.000 kilometer. Penggantian oli kompresor bisa dilakukan di bengkel ac mobil cilegon.

Bengkel AC Mobil Cilegon karya christopher crouzet

Lakukan Cara Berikut Ini Supaya AC Mobil Tetap Adem

Pepatah lama mengatakan lebih baik mencegah daripada mengobati. Pepatah ini harus kita terapkan dalam hal apapun, termasuk dalam merawat mobil yang kita miliki terutama komponen penyejuk udara atau AC. Sebagai pemilik mobil, sebaiknya kita selalu merawat mobil dengan baik untuk mengurangi kemungkinan kerusakan. Biaya perawatan mobil tentu saja lebih murah dibandingkan dengan biaya perbaikan mobil. Ini dia tips dan trik merawat ac mobil supaya tidak cepat rusak dan tetap adem.

  • Jangan membuka kaca mobil saat AC menyala

Mengapa kita dilarang membuka kaca mobil ketika ac menyala? Ada dua alasan utama dibalik larangan itu, yang pertama adalah ac tidak bekerja secara maksimal ketika kaca mobil dibuka. Alasan kedua adalah banyak debu di jalanan yang berpotensi masuk ke dalam saluran dan menyumbat ac. Jika kaca mobil sering dibuka ketika ac menyala, kemungkinan kerusakan ac seperti ac tidak dingin akan lebih mudah terjadi. 

  • Jagalah kebersihan kabin

Musuh terbesar ac adalah debu dan kotoran, ac tidak dapat bekerja secara maksimal ketika salurannya tersbumbat oleh kotoran dan debu. Ac bisa menjadi tidak dingin lagi ketika terlalu banyak debu yang menyumbat di komponen ac. Terkadang debu yang menempel pada komponen ac tidak terlihat dan jarang diperhatikan oleh pemilik mobil. Membersihkan kabin mobil harus rutin dilakukan agar bakteri penyebab bau tidak tumbuh berkembang di dalam mobil. 

  • Membersihkan kondensor ac

Selain menjaga kebersihan dalam kabin, komponen penting dalam ac seperti kondensor juga harus diperhatikan kebersihannya. Lakukan pembersihan pada kondensor bersamaan dengan mencuci mobil. Pastikan kondensor telah bebas dari kotoran dan debu. Jika jarang dibersihkan, debu dan kotoran bisa menyebabkan korosi bahkan kebocoran pada kondensor.

  • Servis rutin meskipun kondisi masih baik

Melakukan servis ac secara rutin sangat dianjurkan untuk menjaga ac tetap berfungsi dengan normal. Servis ac secara berkala bisa kita lakukan di bengkel ac mobil cilegon. Teknisi ac akan melakukan pengecekan terhadap semua komponen yang ada. Jika diperlukan, teknisi bisa melakukan perbaikan atau penggantian sparepart ac. Selain itu, pembersihan pada kondesor dan filter kabin juga bisa dilakukan oleh teknisi di bengkel.

Bagaimana, sudah cukup jelas bukan? Tentu saja pertanyaan terkait masalah apa saja yang biasa terjadi pada ac mobil sudah terjawab. Jangan lupa untuk menerapkan tips dan trik merawat ac agar tetap dingin. Pastikan pula kita sudah mempunyai jadwal rutin untuk melakukan perawatan rutin terhadap ac mobil di bengkel ac mobil cilegon. Sebab perjalanan yang nyaman dimulai dari suasana di dalam kabin. Jika kabin sejuk dan dingin, pengemudi dan penumpang juga lebih nyaman selama di perjalanan. Terjebak kemacetan di siang hari tidak membuat hati dan kepala panas ketika kabin terasa sejuk dan dingin.

Senang bisa berbagi.

Pasti bermanfaat

bengkel ac mobil banten

Ingin AC Awet dan Terus Dingin? Perhatikan Tips Berikut ini!

Kenyamanan saat berkendara bukan hanya meningkatkan konsentrasi pengemudi, melainkan juga menjadi nilai plus bagi penumpang mobil lainnya. Kenyamanan dalam berkendara ini dapat diwujudkan dengan berbagai cara, mulai dari kursi jok yang nyaman, kabin yang luas, kebersihan mobil, hingga fasilitas pendukung seperti AC mobil.

Sayangnya, tak semua pemilik mobil memperhatikan fasilitas pendukung dalam mobil, sebut saja AC mobil yang sering diabaikan kondisinya. Padahal. Merawat AC mobil adalah hal paten jika Anda ingin mobil tetap nyaman. Oleh karena itu, penting bagi Anda untuk mengunjungi bengkel AC mobil Banten secara berkala.

bengkel ac mobil banten

Baca juga: Pake Mobil Listrik Bebas Ganjil-Genap Kayak Pejabat!

Tips Merawat AC Mobil Agar Awet

Selain melakukan service AC secara rutin, ada beberapa tips merawat AC yang bisa Anda lakukan agar AC tetap dingin dan awet. Beberapa tips tersebut, antara lain :

  1. Menggunakan Pewangi Mobil Berkualitas

Selain dingin, mobil yang bebas bau memberikan kenyamanan tersendiri bagi penggunanya. Untuk itu, banyak pemilik mobil yang menambahkan pewangi pada armada kesayangannya. Pewangi ini dapat meminimalisir bau tak sedap dari kotoran, bau sepatu, atau bau akibat efek udara dari luar.

Namun, Anda perlu memperhatikan kualitas pengharum yang digunakan jika memang ingin AC bekerja maksimal. Pasalnya, pengharum yang kurang berkualitas dapat menyebabkan evaporator AC kotor dan sulit dibersihkan. Jika sudah demikian, udara AC tidak bisa mengalir sepenuhnya sehingga pertukaran udara panas dan dingin pun tak bisa maksimal. Selain itu, evaporator yang kotor juga menghambat penyemprotan udara dingin yang mengandung freon sehingga mungkin hembusan AC akan terasa lebih panas dibanding biasanya.

  1. Perhatikan Usia Part AC

Memperhatikan usia part atau komponen AC bukan perkara mudah. Anda tak bisa melakukan hal ini sendirian. Oleh karena itu, Anda perlu mengunjungi bengkel AC mobil Banten untuk mengetahui usia part AC mobil Anda. Teknisi akan dengan senang hati menjelaskan bagian mana saja yang perlu diganti sekarang juga dan kapan waktu yang tepat untuk mengganti spare part lain yang sudah mendekati aus.

  1. Parkir di Tempat Sejuk

Tujuan utama AC adalah menjaga udara dalam mobil tetap sejuk. Oleh karena itu, sangat disarankan agar Anda memarkir mobil di tempat yang terlindung dari matahari. Memarkir mobil di tempat yang terpapar sinar matahari akan membuat udara dalam kabin mobil terlalu panas sehingga Ac bekerja terlalu berat ketika baru dinyalakan.

Jangan Merokok di Dalam Mobil

Sama halnya dengan pengharum mobil yang kurang berkualitas, residu yang berasal dari asap rokok juga dapat menyebabkan evaporator AC kotor. Jadi, jangan sekali-kali merokok di dalam mobil meskipun kondisi AC mati.

  1. Service Secara Berkala

Sama halnya dengan mesin mobil, AC juga perlu dibawa ke bengkel secara berkala untuk menjaga agar kinerjanya tetap maksimal. Anda perlu mengganti oli AC setiap speedometer menunjukkan angka 20ribu KM. Selain itu, setiap 6 bulan atau 10 ribu KM jarak tempuh, filter kabin harus dicek kondisinya. Lakukan pula pengecekan seluruh komponen AC secara rutin 1 tahun sekali dan pengecekan komponen dalam seperti evaporator serta kompresor setiap 2 tahun sekali.

  1. Periksa Putaran Ekstra Fan

Saat ini, banyak AC yang menggunakan ekstra Fan untuk membantu kinerja kondensor. Sayangnya, ekstra fan ini seringkali mati secara tiba-tiba. Oleh karena itu, periksa ekstra fan setiap akan dan setelah berpergian jauh agar udara yang dikeluarkan AC tetap dingin.

  1. Gunakan Filter Kabin

Filter kabin diperlukan agar debu yang berada dalam kabin tersaring sehingga evaporator AC tak mudah kotor. Oleh karena itu, sangat penting bagi Anda memasang filter kabin dan memeriksa kebersihannya setiap 6 bulan sekali di bengkel AC mobil Banten. Selain itu, jagalah kebersihan kabin mobil untuk memperpanjang masa pakai filter kabin.

  1. Jangan Buka Jendela Saat AC Menyala

Terkadang Anda mungkin refleks membuka jendela mobil ketika menemui sesuatu yang menarik atau menyapa orang lain. Namun, hal ini harus diwaspadai ketika AC dalam kondisi menyala. Pasalnya, membuka kaca mobil akan menyebabkan udara kotor ikut masuk sehingga filter kabin bekerja lebih berat. Selain itu, saat membuka jendela udara panas akan ikut masuk sehingga kompresor dan evaporator harus bekerja lebih ekstra untuk menjaga udara tetap dingin.

  1. Jarang Menggunakan AC

Banyak orang yang beranggapan jika jarang menggunakan AC akan memperpanjang masa pakai AC. Namun, pada nyatanya tak demikian. Jarang menggunakan AC justru membuat selang AC kering sehingga tak bekerja maksimal begitu AC digunakan.

  1. Mematikan AC sebelum Mematikan Mesin Mobil

Sebelum mematikan AC, Anda harus mematikan mesin mobil terlebih dahulu. Tujuannya, agar tak terjadi hentakan pada magnetic clutch yang kemudian mempengaruhi umur AC. Hal yang sama juga berlaku ketika mesin pertama kali dinyalakan. Jika mesin dinyalakan pada saat AC menyala, maka hentakan listrik terjadi sangat kuat sehingga tak hanya mempengaruhi kinerja AC, tapi juga mesin mobil.

  1. Mengecek RPM Mobil

AC dan komponen mobil lainnya ibarat organ yang saling bekerja sama. Oleh karena itu, kondisi AC dan komponen lainnya juga saling berkaitan, Misalnya saja putaran RPM yang berpengaruh pada kualitas AC. Jadi, lakukan pengecekan RPM mobil secara berkala.

Cara Tepat Merawat Kebersihan AC

Kebersihan AC adalah hal utama yang harus diperhatikan agar Anda ingin AC bekerja optimal dan awet. Selain menjaga kebersihan AC dengan cara membersihkan secara berkala di bengkel AC mobil Banten, sebenarnya Anda juga bisa melakukan perawatan manual sendiri di rumah. Caranya, cuci kabin dan mobil secara teratur. Saat mencuci mobil, buka kap mesin dan kucurkan air pada kondensor air yang bentuknya mirip radiator. Proses ini bertujuan untuk menghilangkan debu, pasalnya debu yang mengeras di kondensor akan menyebabkan korosi dan kerusakan AC.

Selain itu, Anda juga perlu melakukan perawatan ekstra jika Anda kerap menggunakan mobil perjalanan jauh. Hal ini dikarenakan belt, selang, dan oli AC tergantung pada jarak tempuh mobil. Semakin sering mobil digunakan, maka service AC berkala juga harus semakin sering dilakukan.

Perawatan ekstra juga diperlukan jika Anda kerap berkendara di jalan dengan tingkat polusi tinggi. Pasalnya, tingkat polusi yang tinggi menyebabkan AC lebih cepat kotor sehingga mempengaruhi kinerjanya.

Itulah tadi beberapa cara untuk menjaga AC tetap awet dan dingin. Perhatikan hal-hal tersebut dengan seksama untuk mencegah kerusakan parah pada AC. Lantas, bagaimana jika AC sudah terlanjur bermasalah?

Solusi  tepat jika AC sudah menunjukkan masalah adalah dengan segera mengunjungi bengkel AC mobil Banten. Jelaskan dengan rinci masalah AC mobil Anda sehingga teknisi bisa mengatasi masalah dengan lebih cepat. Jangan lupa pula untuk melakukan cek lengkap usai melakukan service. Hal ini diperlukan untuk menghindari kerusakan AC yang merembet pada komponen lain sehingga Anda menyadari kerusakan tersebut sebelum menimbulkan masalah berarti.