Flushing AC Mobil: Apa Manfaatnya?

Hai #SahabatRotary, pernahkah Anda melakukan flushing AC mobil?

Komponen di dalam mobil, yakni AC memegang peranan penting untuk sebuah kenyamanan berkendara. Mereka yang ada di dalam mobil bisa mengendarai mobil dengan tenang tanpa terhalang hawa panas. Sayangnya, tak banyak yang menyadari betapa pentingnya service AC mobil secara rutin.
Padahal, melakukan service AC mobil secara rutin, khususnya dengan menggunakan mesin flushing, Anda akan mendapat kenyamanan berkendara yang jauh lebih memuaskan. Tak heran, pemilik mobil yang ingin melakukan service AC mobil secara maksimal, cepat, dan hemat memilih melakukan service flushing AC mobil di bengkel.

Masalah seputar AC mobil memang beragam mulai dari AC mobil panas, AC mobil berbau tidak sedap hingga AC mobil yang berisik. Beberapa masalah ini memang diketahui dengan melakukan service menggunakan flushing machine. Alat service cepat yang menjadi jawaban tepat dalam menangani AC mobil. Bahkan sebagai mesin service AC mobil, flushing machine bisa menghemat biaya, tenaga dan waktu.

flushing ac mobil

Manfaat Flushing AC Mobil untuk Service AC Mobil Bermasalah

Tahukah Anda bahwa sekitar 70% masalah pada sistem AC mobil disebabkan karena kekurangan freon dan oli kompresor yang perlu diganti. Dengan perawatan yang baik dan benar, Anda bisa merasakan sistem AC yang membuat nyaman saat berkendara. Apalagi kenyamanan akan bertambah karena suhu AC yang dingin serta penghematan bahan bakar dan juga mengurangi adanya pencemaran lingkungan.

Sementara kinerja sistem AC mobil sendiri memiliki berbagai macam komponen di dalamnya. Mulai dari kompresor yang bisa merubah gas freon dari tekanan rendah menjadi tinggi dan di dalam kompresor juga tidak boleh ada unsur air. Freon yang digunakan adalah R134a karena sudah aman untuk lingkungan dan menggunakan oli sintetik.

Sementara, untuk freon jenis R12 sendiri bisa merusak sistem AC karena menggunakan oli mineral dan juga berakibat merusak ozon. Jika AC mobil dengna sistem R134a terkontaminasi dengan freon R12, R22 atau HC maka bisa mengakibatkan korosi serta kerusakan pada kompresor, kondensor dan juga evaporator. Dryer sendiri berguna untuk mencegar adanya air yang masuk ke kompreosr dan memiliki filter untuk menyaring kotoran. Sebaiknya, dryer diganti setiap 2 tahun.

Seperti oli mesin yang harus diganti, oli kompresor juga harus diganti setiap 20.000 km. Apalagi menggunakan mesin flushing yang diketahui bisa mempermudah kita dalam proses service-nya. Seiring berjaannya waktu, oli kompresor memang akan kehilangan daya pelumasnya dan juga bisa berubah menjadi zat asam yang berakibat pada kerusakan atau timbulnya panas pada kompresor.

Dengan mengganti oli kompresor secara rutin maka bisa membuat kompresor menjadi tahan lama. Teknologi canggih seperti adanya flushing machine ini memang sangat membantu. Alat service cepat untuk service AC mobil bermasalah. Belum lagi untuk Anda yang juga kerap kali mengalami AC mobil yang panas, berisik atau bau tidak sedap. Solusinya adalah dengan mengecek kemungkinan penyebab yang ada.

Masalah seputar AC mobil memang tak sedikit seperti misalnya karena AC mobil yang tiba-tiba mati atau tak bisa menyala sama sekali. Mesin AC mobil membutuhkan perawatan yang tepat. Tidak hanya untuk pendingin udara tetapi yang ada memang AC mobil sebagai komponen penting dan harus dirawat dengan baik.

Buat Anda yang memiliki jadwal yang padat dan mobilitas yang tinggi, service AC mobil Anda yang sedang bermasalah bisa Anda atasi menggunakan layanan home service. Layanan yang akan membantu Anda untuk service rutin.

Mesin flushing juga akan memberi Anda banyak keuntungan mulai dari hemat biaya, waktu dan tenaga. Flushing machine ini merupakan service seputar AC mobil yang cepat tanpa harus membongkar dashboard. Service rutin menghindarkan AC mobil kita dari kerusakan yang parah dan budget yang membengkak.

Service Maintenance AC Mobil

Service maintenance AC mobil adalah service ringan yang ditujukan untuk menjaga dan merawat komponen AC mobil Anda. Sistem AC mobil mungkin kelihatan jarang rusak, namun tanpa perawatan yang baik komponen AC mobil Anda akan menjadi mudah rusak dan bermasalah. Dengan dilakukannya service AC mobil secara rutin, sistem AC mobil Anda akan menjadi lebih awet dan tahan lama. Pada umumnya service berkala AC mobil sebaiknya dilakukan setiap 6 bulan sekali.

Service maintenance AC mobil kami sudah termasuk:

  • Pengecekan dan pengisian freon AC mobil
  • Pembersihan blower menggunakan AC cleaer
  • Pengecekan sistem AC secara keseluruhan
  • Penambahan oli kompresor AC

Perlu diketahui:

  • Selain pengisian freon dan pembersihan blower AC Anda, mekanik kami juga akan memeriksa kondisi semua komponen yang terkait dengan AC Anda.
  • Freon AC mobil ada 2 jenis: R12 dan R134a. Biasanya freon R12 ada pada mobil yang cenderung lebih tua, sedangkan freon R134a biasanya diperuntukkan untuk mobil dengan generasi yang lebih baru. Pengisian freon mobil harus dilakukan dengan freon yang sesuai, agar tidak merusak sistem AC mobil Anda.

Tips dari kami:

Sebaiknya service AC mobil jangan dilakukan hanya ketika AC mobil Anda bermasalah, karena biasanya jika AC mobil Anda bermasalah maka biaya yang perlu dikeluarkan pastinya lebih besar. Sebagai tindakan pencegahan AC mobil Anda sebaiknya di-service secara rutin setiap 6 bulan agar AC mobil Anda tetap bisa bekerja secara maksimal dan efisien.

Gejala yang menunjukkan bahwa mobil Anda perlu service maintenance AC mobil:

  • AC mobil terasa kurang dingin
  • Service ini sebaiknya dilakukan setiap 6 bulan sekali

Seberapa penting service ini?

AC Mobil Anda merupakan fitur kenyamanan yang penting bagi semua penumpang mobil. Seiring dengan pemakaian mobil yang sering, komponen AC mobil Anda dapat menjadi kurang efektif. Jika hal ini terjadi, AC mobil Anda bisa menjadi kurang dingin dan freon mobil Anda akan menjadi rentan terhadap kebocoran. Service maintenance AC mobil sebaiknya dilakukan setiap 6 bulan agari komponen AC mobil Anda menjadi awet dan terjaga kondisinya.

Jenis Perawatan AC

Perawatan fresh service dilakukan dengan mengganti filter AC kabin dan pembersihan pada blower. Proses ini dilakukan secara rutin setiap 6 bulan sekali atau setiap 10.000 kilometer.

Selanjutnya, perawatan berikutnya adalah light service, yang meliputi perawatan fresh service ditambah penggantian dryer, oli kompresor dan refrigerant. Pekerjaan ini akan diulang lagi pada 20.000 kilometer berikutnya atau tiap setahun sekali.

Perawatan light service ini juga berguna untuk memeriksa kondisi kompresor AC mobil agar tetap berkerja dengan optimal. Tahapan selanjutnya adalah heavy service, dilakukan setiap kelipatan 40.000 kilometer atau tiap 2 tahun sekali.

Service ini sama seperti service besar pada mesin mobil. Pekerjaannya sudah termasuk fresh service, light service dan ada penggantian expansi depan dan belakang, serta pembersihan evaporator.

Sementara itu, biaya perawatan AC mobil terbilang murah. Ini bila dibanding dengan repair ketika AC mobil sudah terlanjur rusak atau tidak dingin. Untuk paket fresh service sekitar Rp 165,000, light service Rp 710,000 ribu, dan Rp 1,265,000.

Dirinya juga menambahkan kalau sebaiknya perlu ada kesadaran melakukan perawatan AC mobil secara berkala. Biasanya konsumen akan datang ke bengkel jika AC mobil sudah tidak dingin. Kalau sudah begini, biasanya biaya yang dikeluarkan akan banyak. Beda hal kalau melakukan perawatan AC secara berkala, biaya perawatan dan penggantian sudah terprediksi.

Penyebab AC jadi tidak dingin tentu ada banyak. Ada yang hanya karena freon habis, atau karena oli kompresor yang kurang. Lalu bagaimana cara membedakan AC tidak dingin karena rusak?

Ciri-ciri AC tidak dingin karena sudah rusak adalah sebagai berikut:

  1. AC dalam keadaan hidup akan tetapi tidak dingin
  2. Switch AC dengan kondisi on, blower tidak hidup
  3. AC mobil yang kurang dingin
  4. Tidak berfungsinya kipas kondensor
  5. Freon cepat habis

Jenis kerusakan AC mobil

AC mobil yang tidak dingin belum tentu terjadi karena freon-nya habis. AC yang tidak dingin bisa terjadi karena beberapa penyebab lain.

Berikut ini adalah jenis-jenis kerusakan AC mobil dan ciri-cirinya.

1. Kompresor AC bunyi

Saat AC mobil dinyalakan, terdengar suara sedikit kasar dari ruang mesin. Namun, begitu tombol AC dimatikan atau digeser lagi ke posisi off, suara di kap mesin menjadi seperti biasa.

Ini kadang-kadang disebut dengan kompresor ngorok, atau AC mobil ngorok.

Penyebab suara kompresor terdengar kasar atau seperti orang mendengkur ini bisa disebabkan karena oli kompresor kurang. Bisa terjadi akibat kebocoran, bisa saja terjadi karena jumlah freon kurang , bearing puli kompresor kendur, dan aus pada piston kompresor serta silinder piston kompresor.

Hal seperti ini biasanya terjadi pada AC mobil Avanza, Toyota Limo, atau jenis Kijang Innova. Tiga jenis mobil tadi menggunakan kompresor mirip. Kalau setelah ditambahkan freon bunyi ngorok di kompresor sudah hilang, berarti hanya freon saja yang habis, tidak perlu menambah oli kompresor.

2. Kompresi kompresor AC mobil lemah atau berkurang

Jenis kerusakan AC mobil lainnya adalah kompresi kompresor AC mobil lemah atau berkurang. Ini bisa diketahui ketika saat awal dinyalakan, hembusan udara dari AC ikut terpengaruh oleh kecepatan mobil. Misalnya saat mesin berada di rpm rendah, AC mobil terasa kurang dingin. Namun, saat digas hingga mencapai 2000 rpm, hembusan AC mulai terasa lebih dingin. Biasanya ini terjadi karena dinding piston yang aus. Bisa juga karena silinder kompresor berkurang. Atau, dapat pula disebabkan karena klep yang ada di atas piston terputus.

3. Bocor pada kompresor

Kebocoran pada kompresor adalah jenis kerusakan lain yang sering terjadi pada AC mobil.

Ciri-­cirinya adalah adalah bodi kompresor terlihat basah oleh oli. Selain itu bodi kompresor juga terlihat berdebu, dan beberapa bagian kompresor lain yang bisa menjadi tempat terjadinya kebocoran.

4. Magnetic clutch AC rusak

Apa itu magnetic clutch?

Magnetic clutch adalah salah satu bagian dari kompresor AC. Kerusakan magnetic clutch di kompresor AC biasanya akibat gulungan spul yang putus atau short. Namun, pada beberapa jenis mobil seperti Vios dan Toyota Limo, magnetic clutch-nya terdapat sensor temperatur yang otomatis menonaktifkan kompresor apabila terlalu panas. Secara normal, kompresor akan bekerja kembali setelah suhu kompresor turun.

5. Kebocoran Freon

Apabila Freon terasa cepat sekali habis padahal baru saja isi, mungkin saja freon AC mobil Anda bocor.
Biasanya terjadi ketika karet-karet jalur freon yang getas karena sudah tua. Kerusakan dan usia getas karet di freon AC akan semakin cepat terjadi, terutama bila mobil sering menghadapi kemacetan.

6. Korslet di sekring dan relay

Masalah lain yang sering dialami AC mobil adalah ketika terjadi masalah di sistem kelistrikan AC mobil. Walaupun terlihat sepele dan sering diabaikan, masalah sekring putus ini efeknya cukup besar. Tidak hanya itu, masalah lain yang tidak kalah sering terjadi adalah disebabkan fan ekstra yang juga mengalami arus pendek. Kerusakan itu lebih banyak disebabkan dari usia pakai.

Biaya perbaikan AC mobil

Tadi kita sudah membahas mengenai kerusakan di AC mobil. Lalu, berapa besar biaya perbaikan dan pengerjaan AC mobil? Secara umum, service AC mobil terbagi atas dua tipe pengerjaan. Yang pertama adalah basic service, yang kedua adalah advanced service.

Mari kita bahas basic service. Jenis service ini dilakukan saat mobil telah menempuh 10.000 sampai 20.000 km, atau sekitar satu tahun.
Kalau Anda tinggal di perkotaan padat dan notabene sering menyalakan AC, sebaiknya saat mencapai 10.000 km, segera lakukan service AC mobil. Ini untuk menjaga AC tetap dalam performa terbaik dan terhindar dari kerusakan yang lebih parah. Namun ini bukan hal wajib bila Anda tinggal di kota dengan intensitas kemacetan dan polusi yang cukup rendah.

Kalau Anda tinggal di daerah dengan kepadatan yang rendah dan udaranya relatif bersih, lakukan saja service rutin setelah mobil melewati 20.000 km. Perbedaan ini dengan memperhitungan kerja AC mobil yang akan lebih berat ketika berada di perkotaan yang macet dan gerah.

Basic service biasanya hanya melakukan periksa dan perawatan kompresor, seperti ganti oli dan membersihkan kotoran dari kompresor AC. Lalu, yang biasanya dilakukan adalah mengganti Receiver Dryer dan Filter Kabin. 2 komponen ini memang tidak bisa diperbaiki, ini karena sifatnya yang hanya sekali pakai. Lalu seperti apa tipe Advance Service?

Jika basic service dilakukan sekitar satu tahun sekali atau saat 10.000 km, Advance service baru dilakukan jika telah mencapai waktu dua tahun. Tentu saja item yang perlu di-service juga lebih banyak. Beberapa di antaranya adalah maintenance kompresor, evaporator, dan juga kondensor. Selain itu, juga perlu mengganti Expansi Valve, Receiver Dryer, dan Filter Kabin.

Karena ada lebih banyak item yang perlu dirawat dan diperhatikan, advance service biasanya makan waktu yang lebih lama, bahkan bisa mencapai 4 jam. Ini juga tergantung dari ringan atau beratnya masalah yang ternyata dialami komponen di AC mobil Anda.

Bagaimana dengan biaya?

Bagi Anda yang mengendarai mobil-mobil pabrikan Jepang, Anda boleh merasa lega. Rata-rata bengkel AC mematok biaya service yang lebih rendah untuk mobil buatan Jepang dibanding Eropa.

Kalau perawatan AC mobil Jepang berkisar dari 300.000-an rupiah, maka mobil Eropa setidaknya butuh dana 1,2 juta rupiah hingga 2 juta rupiah. Biaya service AC mobil sebenarnya cukup relatif. Dilihat lagi pada kemampuan dan kelengkapan alat-alat service mereka. Ini baru menghitung biaya service, belum termasuk spare part.

Beberapa biaya service yang perlu Anda simak adalah sebagai berikut:

1. Ganti oli. Perawatan ini dilakukan supaya komponen kecil seperti piston bisa bekerja dengan baik dan tidak mudah aus. Oli jelek tidak bisa melumasi piston. Ini mengakibatkan piston menjadi panas, dan kompresor tidak bekerja maksimal. Flushing terhadap kompresor biasanya butuh dana sekitar Rp700 ribu.

2. Ganti spare part seperti seperti seal, thrust bearing, soe, dan shaft seal. Biaya yang dibutuhkan sekitar Rp475ribu. Ini kalau piston, noken as, dan silinder piston, tidak rusak / terkikis. Kalau rusak, akan ada biaya tambahan lagi.

3. Mengganti magnetic clutch. Tadi kita sudah membahas mengenai kerusakan di magnetic clutch. Komponen ini hanya bisa diganti yang baru. Harganya dimulai dari Rp380ribuan.

4. Kondensor. Untuk kondensor cara service-nya lebih mudah. Hanya perlu disemprot air bertekanan tinggi saja agar kotoran yang menempel dapat rontok. Akan tetapi kalau sudah mampet, perlu dikuras menggunakan freon R11 dan Nitrogen (n2). Anda harus merogoh kocek sekitar Rp 175 ribu. Tapi kalau ternyata kondensor sudah mengalami kebocoran. Satu-satunya jalan adalah menggantinya dengan yang baru. Harga Kondensor kembali lagi ke jenis mobilnya, tapi biasanya harganya dari 500 ribu rupiah.

5. Receiver dryer dan expansi valve. Kedua komponen ini juga sebaiknya langsung ganti bila memang rusak. Harga receiver dryer berbeda-beda, namun paling murah Rp90 ribu. Sementara harga expansi valve paling murah adalah sekitar Rp200 ribu.

6. Evaporator. Kalau memang sudah bocor, sebaiknya diganti baru saja. Harga evaporator untuk Daihatsu Xenia dimulai dari Rp 900 ribu. Sementara, Evaporator untuk Toyota Kijang Kapsul mulai dari  Rp. 800 ribu.

Temukan informasi lain seputar tips perawatan mobil di sini.

AC mobil mu sudah dingin, nyaman, dan sehat?
Yakin sudah bebas dari bakteri / virus?
Sudah atau belum tahu, silahkan klik disini untuk kita bantu.

Seneng bisa berbagi.
Pasti bermanfaat.

Begini Cara Memilih Oli Mesin Mobil Yang Baik Untuk Mobil Kesayangan!

Hai #SahabatRotary

Memilih oli mesin mobil yang tepat dapat memperpanjang usia mesin mobil, karena setiap mobil memiliki mesin dengan spesifikasi yang berbeda. So, cara perawatannya pun tidaklah sama. Pemilihan oli yang tepat adalah salah satu hal yang patut diperhatikan. Agar mesin mobil tidak cepat rusak.

Lalu, bagaimana kan cara memilih oli mobil yang tepat? Yang perlu Anda catat di sini adalah oli mobil yang mahal belum tentu baik dan cocok untuk mobil Anda. Oleh karena itu, Anda harus pintar memilih oli mobil yang sesuai dengan kebutuhan mobil agar memberi dampak yang optimal bagi performa mobil Anda juga.

Nah, kebetulan di sini akan kita bahas bagaimana cara memilah oli mesin mobil terbaik dan tepat untuk jenis mobil Anda. Mari kita simak paparannya.

oli mesin mobil

Jangan asal mahal! Pilih oli yang tepat untuk mobil kita!

Bagi kebanyakan orang yang tidak paham mesin, fungsi oli mungkin sebatas pelumas mesin saja. Padahal, oli masih memiliki fungsi lain yang tak kalah penting dari hanya sekadar melumasi mesin mobil.  Yaitu, sebagai pendingin dan penstabil suhu mesin, pelumas anti karat, dan juga sebagai penutup celah pada dinding mesin. Karena, dengan adanya oli mesin maka gesekan antar komponen menjadi lebih halus.

Memang biasanya di bengkel akan direkomendasikan jenis oli yang cocok untuk mobil Anda. Tapi, Anda juga harus mengetahui seperti apa oli yang tepat untuk kendaraan Anda sendiri. Berikut ini cara-cara memilah oli mesin mobil yang baik:

  1. Perhatikan bahan pembuat oli
    Oli mesin mobil dibedakan menjadi tiga jenis berdasarkan bahannya;
    Yang pertama, oli sintetik yang terbuat dari berbagai macam bahan kimia,
    Kedua, ialah oli mineral yang terbentuk dari ekstraksi minyak bumi, dan lebih alami,
    dan yang ketiga adalah oli semi sintetik gabungan dari keduanya.Oli sintetis dipercaya dapat lebih maksimal ketika digunakan untuk mobil-mobil pabrikan baru seperti yang kebanyakan saat ini. Karena bukan tanpa alasan mengingat jika oli yang kita pilih tidak sesuai dengan spesifikasi mesin, dapat dipastikan akan membuat performa mesin menjadi down dan bahkan tidak awet.
  2. Pahami karakter mesin mobil
    Cara paling simpel untuk memilih oli mesin mobil yang tepat untuk mobil ialah dengan melihat manual book yang tertera saat pembelian mobil. Di dalam buku tersebut lengkap dijelaskan perihal spesifikasi mesin dan jenis oli yang tepat untuk tipe dan model mobil Anda. Dan yang perlu kita garis bawahi adalah kecocokan antara oli dengan mesin serta kualitasnya, bukan mereknya, ya!
  3. Cek tipe dan kekentalan oli
    Walaupun memiliki fungsi yang sama, namun sayangnya oli tidak dapat melindungi mesin secara maksimal jika kandungannya tidak sesuai dengan karakter dan kebutuhan mobil Anda. Biasanya perbedaan tersebut dapat terlihat dari kekentalan cairan oli secara kasat mata.
  4. Hindari dan hati-hati oli palsu/curah
    Kita perlu waspada karena sekarang ini begitu banyak oli abal-abal yang beredar di pasaran. Memang oli ini dipatok dengan harga yang lebih murah, namun jangan terkecoh, kenalilah ciri-ciri oli palsu seperti di bawah ini:
    -Oli palsu biasanya lebih pekat dan warnanya hitam gelap oli asli berwarna kuning jernih seperti minyak kelapa sawit.
    -Oli palsu akan terasa kasar jika diraba dengan jari karena terdapat kandungan logam di dalamnya
    -Dari baunya dari oli palsu sangat tidak enak seperti hasil bekas pembakaran 

    Setelah memilih oli yang tepat, jangan lupa juga untuk selalu memeriksa kondisi dan volume oli mesin mobil secara rutin. Jika tidak, bukan hanya mesin saja yang dapat terkena dampaknya, bisa jadi komponen mobil yang lain juga ikut rusak karena hal sepele namun krusial tersebut.

  5. Pilih oli yang bersertifikasi
    Perhatikan hal ini saat memilih oli mesin yaitu sertifikasi yang dimiliki oleh oli. Beberapa badan yang mengeluarkan sertifikasi antara lain, API, ACEA, ILSAC, dan JASO. Dengan memilih oli yang telah tersertifikasi dengan badan tersbut maka oli tersebut niscaya telah terjamin standar dan kualitasnya.
  6. Perhatikan buku panduan kepemilikan mobil
    Salah satu cara termudah dalam menentukan jenis oli apa yang cocok dipakai untuk mobil Anda adalah dengan melihat buku panduan atau manual book dari mobil itu sendiri. Di dalam buku panduan mobil biasanya dijelaskan tentang oli atau pelumas apa yang sesuai dengan jenis dan kebutuhan mobil Anda.
  7. Bolehkah gonta ganti merk oli?
    Ada beberapa tipe orang yang hanya satu saja menggunakan merk oli tertentu untuk mobilnya. Karena takut mencoba-coba merk lain. Namun, sebetulnya sah-sah saja untuk Anda bergonta-ganti merk oli, karena seperti yang sudah disebutkan sebelumnya, merk dan harga bukanlah penentu utama dari kualitas oli mesin mobil. Yang paling penting, oli tersebut memiliki kekentalan yang sama untuk jenis mesin mobil Anda.
  8. Tahun produksi mobil ​
    Mencocokkan tahun produksi mobil adalah salah satu faktor yang patut diperhatikan untuk menentukan pelumas mesin mobil yang tepat berdasarkan tingkat kekentalannya. Karena sebaik apapun perawatan yang dilakukan, seiring pemakaian pasti akan terjadi aus pada komponen di dalam mesin akibat seringnya para bidang logam yang bergesekan.
    Bayangkan, gesekan pada mesin mobil terjadi selama bertahun-tahun, sehingga membuat celah antar komponen di dalam mesin semakin besar. Oleh karena itu tingkat keausan ini perlu diimbangi dengan penggunaan oli mesin mobil yang lebih kental.
  9. Teknologi mesin mobil
    Memang, memilih oli mobil terbaik untuk tunggangan sobat menjadi hal sederhana namun sangat penting. Sebab, meski banyak merk oli yang dijual di pasaran namun tak sembarang oli bisa kawan jadikan sebagai pelumas mesin untuk mobil sobat. Bukan tanpa alasan mengingat jika oli yang sobat pilih tidak sesuai dengan spesifikasi mesin, dipastikan akan membuat performanya down dan keawetannya tak bisa bertahan lama.
    Tak hanya itu saja, cara memilih oli yang baik dan benar pun juga wajib diketahui. Di mana, dalam memilih oli mobil terbaik ini biasanya bisa dilihat dari beberapa perbedaan mendasar antara oli mobil yang bagus dan oli mobil standar. Perbedaan tersebut, umumnya terletak pada tingkat kekentalan oli tersebut atau yang biasa kita sebut dengan SAE (Society Of Automotive Engineer). Pelumas yang memiliki tingkat kekentalan tinggi atau merk oli mobil terbaik pastinya bakal mampu bekerja secara lebih efisien dan optimal sehingga akan membuat mesin mobil ini menjadi lebih awet.
    Di sisi lain, meski memiliki fungsi yang sama namun perlu diketahui juga bahwa setiap jenis maupun tipe oli memang memiliki kualitas yang berbeda antara satu tipe dengan tipe yang lain, biasanya tergantung dengan merk.Nah, berkaitan dengan merk oli, berikut ini akan uraikan 9 oli mobil terbaik yang beredar di pasar Indonesia!

9 Jenis Oli Mobil Terbaik

  1. Oli TOP1 HP Sport
    Memilih oli mobil terbaik memang tidaklah mudah, beberapa pemilik mobil akhirnya memilih oli dengan kualitas standar dari pabrikan. Namun, jika kita mempertimbangkan dari 2 segi yang berbeda, yaitu dari segi kualitas dan segi harga, oli TOP1 HP Sport Series bisa menjadi pilihan oli terbaik untuk mobil Anda.
    Pertama kita lihat dari segi kualitas, TOP1 HP Sport menggunakan 100% sintetik sebagai bahan dasarnya, sehingga sangat stabil dan lebih tahan pada temperatur tinggi. Hal inilah yang membuat TOP1 HP Sport memiliki masa pakai yang lebih lama.
    Selain itu, oli mobil terbaik ini juga menunjang spesifikasi mobil keluaran terbaru dan mobil LCGC, karena TOP1 HP Sport telah melampaui standar pabrikan dan memenuhi standar tertinggi dari International Lubricant Standardization and Approval Commitee (ILSAC) GF-5. Hal inilah yang membuat pelumas TOP1 mampu melindungi mesin hingga ke celah tersempit sekalipun dan mampu melindungi pada situasi jalanan tak menentu dan kemacetan.
    TOP1 HP Sport juga hadir dengan harga yang sangat terjangkau, yakni Rp 95 ribu – Rp 99 ribu per liter, dengan segala keunggulan yang dimiliki dan harga yang terjangkau, inilah yang membuat TOP1 HP Sport menjadi pilihan oli mobil terbaik. Oli TOP1 HP Sport juga hadir dengan tingkat kekentalan yang beragam lho, mulai dari SAE 0W-20 dan 5W-30 yang cocok untuk mobil baru hingga 10W-40 dan 15W-40 yang bisa menjadi pilihan mobil lebih tua.
  1. Castrol Magnatec SAE 10W/40
    Siapa yang tak kenal dengan merk pelumas yang bernama Castrol? Ya, Castrol memang salah satu dari 9 jenis oli mobil terbaik yang sudah cukup lama beredar di Tanah Air. Bahkan, pelumas mesin mobil bermerk Castrol ini pun memang menjadi oli mobil paling populer di Indonesia. Salah satunya yaitu oli mobil Castrol Magnatec SAE 10W/40 yang memiliki kandungan molekul pintar di mana kandungan tersebut diklaim mampu membersihkan mesin secara menyeluruh.
    Menariknya, oli mesin mobil terbaik yang satu ini dilengkapi juga dengan teknologi syntetic yang akan membuat oli menempel kuat pada permukaan mesin sehingga akan mampu membentuk sebuah lapisan ekstra kuat guna melindungi mesin pada mobil sobat selama perjalanan. Terkait dengan banderol harga oli mobil Castrol Magnatec SAE 10W/40 ini sendiri dibanderol cukup mahal, yaitu berada di angka Rp 360 ribuan. Harga yang sepadan untuk mendapatkan oli mobil terbaik.
  1. Eneos CVT Fluid Asia 1 L
    Mungkin, merk pelumas ini tak seterkenal dengan Castrol, namun siapa sangka bahwa Eneos merupakan salah satu dari 9 jenis oli mobil terbaik yang beredar di pasar Asia Tenggara, termasuk juga dengan Indonesia. Oli mobil Eneos CVT Fluid Asia 1 L ini memang menjadi salah satu pelumas yang kabarnya pernah bekerjasama dengan salah satu produk mobil asal negeri Jiran sebagai sponsor resmi. Sesuai dengan namanya yang menggunakan embel-embel “CVT” maka Eneos CVT Fluid Asia 1 L sebagai merk oli mobil terbaik ini memang merupakan pelumas mesin khusus untuk mesin mobil dengan sistem transmisi CVT Metal Belt. Sehingga, buat sobat yang mempunyai mobil bertransmisi CVT ini tampaknya oli Eneos ini bisa menjadi pilihan sebagai oli mobil terbaik. Untuk harga oli mobil Eneos CVT Fluid Asia 1 L ini pun berkisar di angka Rp 150 ribuan.
  1. Lucas Semi Synthetic SAE 10W-40
    Nah, salah satu oli mobil kelas Internasional bermerk Lucas menjadi salah satu dari 9 jenis oli mobil terbaik. Pelumas mesin yang memiliki kapasitas sebanyak 5 liter ini memiliki keunggulan yang cukup mumpuni di kelasnya. Pasalnya, tipe Oli mobil Lucas Semi Syntetic SAE 10W-40 ini sangat dikenal dalam menjaga atau melindungi mesin mobil dari keausan yang diakibatkan karena kinerja mesin yang berat. Bahkan, oli mesin mobil terbaik yang satu ini juga bisa menjaga kestabilan suhu mesin dan mampu menunjang performa mesin mobil menjadi lebih galak namun tetap halus.
    Menariknya, dengan menggunakan oli ini, kebisingan yang bisa dihasilkan dari suara mesin pun juga bisa dikurangi. Maka, tak heran jika Lucas Semi Synthetic SAE 10W-40 ini menjadi salah satu oli mobil terbaik. Sehingga, wajar jika harga oli mobil Lucas Semi Syntetic SAE 10W-40 ini dibanderol dengan harga yang cukup mahal, yaitu Rp 700 ribuan.
  1. ELF GL-5 80W-90 1 L
    Pelumas buatan pabrik ELF yang satu ini merupakan oli mobil terbaik yang sangat cocok untuk mobil bersistem transmisi manual. Sebab, oli mobil ELF GL-5 80W-90 1 L ini memang dikenal mampu mendorong mesin untuk bekerja lebih optimal sehingga performa mobil sobat pun semakin handal dan terasa ringan. Tak hanya itu saja, salah satu keunggulan dari merk oli mobil terbaik ELF GL-5 80W-90 1 L ini yaitu terletak teknologi liquid yang dikenal memiliki kemampuan untuk membersihkan mesin mobil secara merata yang akan membuat akselerasi mesinnya pun terasa lebih enak dan enteng. Nah, untuk banderolnya sendiri, harga oli mobil ELF GL-5 80W-90 1 L ini dikenal sebagai tipe pelumas terjangkau dari 9 jenis oli mobil terbaik karena berkisar pada nominal Rp 95 ribuan saja.
  1. Liqui Moly TOP TECH 4100 SAE 5W-40
    Di sisi lain, oli mobil Liqui Moly TOP TECH 4100 SAE 5W-40 ini pun menjadi merk pelumas yang masuk dalam kategori 9 jenis oli mobil terbaik yang beredar di Indonesia. Bukan tanpa alasan, pasalnya pelumas buatan pabrik asal Benua Biru dan berkapasitas 4 liter ini bisa digunakan untuk mobil bermesin bensin maupun diesel.
    Salah satu keunggulan yang cukup menonjol dari pelumas mesin yang satu ini yaitu pada kemampuannya dalam melindungi mesin akibat kinerja mesin yang sangat berat dan selalu menjaga suhu mesin dalam kondisi apapun, baik suhu tinggi maupun rendah. Oli mobil terbaik ini juga sangat bagus dalam menunjang performa mesin menjadi lebih tangguh dan handal.
    Di sisi lain, karena kemampuannya yang super tangguh dan bisa digunakan untuk 2 tipe mesin (diesel & bensin) sekaligus, sehingga tak heran jika harga dari salah satu oli mobil terbaik ini cukup mahal. Harga oli mobil Liqui Moly TOP TECH 4100 SAE 5W-40 ini sudah dibanderol dengan harga Rp 810 ribu.
  1. Chevron 400 Synthetic SAE 10W-30
    Tak ketinggalan juga oli mobil Chevron 400 Synthetic SAE 10W-30 ini menjadi salah satu 9 jenis oli mobil terbaik yang cukup menjadi andalan para pecinta otomotif, terutama kendaraan beroda empat. Wajar saja mengingat Chevron merupakan pabrik kelas dunia asal Amerika Serikat yang memang dikenal memiliki branding yang berkualitas tinggi. Untuk keunggulan yang dimiliki oli mobil Chevron 400 Synthetic SAE 10W-30 ini pun sebenarnya tak berbeda jauh dengan tipe atau merk oli mobil yang lain.
    Hanya saja, untuk tipe oli mesin mobil terbaik buatan Chevron ini memiliki kualitas yang lebih baik dalam membersihkan mesin sampai ke celah-celah setiap bagian mesin sehingga kebersihan mesin akan selalu terjaga dan menjadikan performa dapur pacu mobil pun memiliki akselerasi yang ringan.
    Bahkan, dengan pelumas mesin ini maka mesin mobil pun akan semakin awet dan tahan lama karena mampu melindungi mesin secara maksimal. Di sisi lain, karena kemampuan dan kualitas yang ditawarkan salah satu oli mobil terbaik tersebut maka harga oli mobil Chevron 400 Synthetic SAE 10W-30 ini dibanderol dengan angka yang cukup tinggi, yaitu Rp 660 ribu.
  1. Shell Helix HX7 dan HX 8
    Satu lagi produk oli mobil terbaik, yaitu Shell Helix. Perusahaan pelumas mesin yang sudah dikenal di seantero dunia ini memang khusus membuat pelumas mesin untuk setiap kendaraan, baik motor maupun mobil. Untuk mobil sendiri, akan ditawarkan dua varian, yaitu oli mobil Shell Helix HX 7 yang khusus untuk mobil semi sintetik dan oli mobil Shell Helix HX 8 yang memang ditujukan sebagai pelumas mobil full sintetik.
    Kelebihan yang dimiliki dari merk oli mobil terbaik buatan Shell ini terletak pada teknologi Flexi Molecule yang diusungnya di mana teknologi ini diklaim bakal mampu membentuk sebuah lapisan yang bisa bejerja secara optimal dalam melindungi atau pun bahkan membersihkan mesin di sektor dapur pacu pada mobil sobat.
    Bahkan, oli mobil terbaik dari Shell Helix HX 7 maupun HX 8 ini pun diklaim sendiri oleh pihak pabrik pembuatnya di mana terbukti mampu bekerja 40% lebih baik dalam melindungi mesin dari keausan. Untuk harganya sendiri, pelumas yang masuk dalam kategori 9 jenis oli mobil terbaik ini bakal dibanderol Rp pada kisaran Rp 200 ribuan hingga Rp 300 ribuan.
  2. Total Rubia TIR 6400 Diesel 15W-40 CH-4
    Terakhir, tipe oli yang masuk dalam kategori 9 jenis oli mobil terbaik yaitu oli mobil Total Rubia TIR 6400 Diesel 15W-40 CH-4. Tipe oli ini merupakan pelumas yang dikhususkan untuk mobil bermesin diesel dan berbahan bakar solar.
    Tentu, buat sobat yang memiliki mobil bermesin diesel tampaknya oli Total Rubia ini bisa menjadi pilihan oli mobil terbaik. Kemampuannya dalam menjaga kestabilan mesin dan mengurangi kebisingan menjadi nilai lebih dari pelumas yang satu ini. Untuk harganya sendiri, oli mobil Total Rubia TIR 6400 Diesel ini dibanderol Rp 243 ribu. Harga tersebut tentunya cukup terjangka untuk kategori oli mobil terbaik.

Selain usia mobil, ada hal lain yang perlu diperhatikan dalam memilih pelumas yaitu teknologi yang digunakan pada mesin mobil Anda. Contoh, bagaimana misalnya tahun produksi mobil boleh saja di atas 5 tahun, tetapi teknologi mesin yang diusung sudah cukup canggih. Apalagi umumnya mesin dengan teknologi advance memiliki jalur pelumas yang lebih kecil dibanding dengan yang konvensional. Jika oli yang digunakan terlalu kental, beban mesin akan bertambah sehingga membuatnya menjadi tidak efisien.

Dalam menjalankan mesinnya, teknologi pengaturan katup variabel ini mengandalkan tekanan oli mesin untuk menjalankan mekanismenya. Itu sebabnya kenapa pemilihan spesifikasi pelumas yang tepat juga harus sangat diperhatikan pada mobil-mobil yang menerapkan teknologi mesin canggih seperti masa kini. Dengan begitu kinerja mesin akan tetap optimal sehingga efisiensi mesinnnya akan tetap terjaga.

Kesimpulannya, Anda harus memilih oli yang tepat untuk mesin mobil yang Anda miliki agar mesin awet berkepanjangan dan lebih tahan lama. Satu hal yang harus selalu diingat oleh setiap pemilik mobil adalah oli mesin yang harus selalu diganti tepat waktu. Oli mobil mahal belum tentu yang terbaik dan cocok untuk mobil Anda, lho! Fungsi oli tidak hanya terbatas sebagai pelumas atau pelicin mesin mobil tetapi juga memiliki sebagai pendingin suhu mesin, pelindung anti karat, dan lain-lain.

Nah, setelah kita paham dengan apa saja yang perlu diperhatikan saat memilih oli mesin, kini saatnya untuk Anda dapat memilih oli yang tepat untuk mobil kita bukan? Mari rawat mobil kita sekarang juga!

Temukan informasi lain seputar tips perawatan mobil dan AC mobil Anda, di sini.

AC mobil mu sudah dingin, nyaman, dan sehat?Booking Service
Yakin sudah bebas dari bakteri / virus?
Sudah atau belum tahu, silahkan klik disini untuk kita bantu.

Seneng bisa berbagi.
Pasti bermanfaat.

bengkel ac mobil lenteng agung

Awas, Hindari 10 Kesalahan Ini Jika Ingin Mobil Tetap Tampil Prima!

Hai #SahabatRotary… Setiap pemilik mobil pasti ingin melihat kendaraannya selalu tampil prima.  Tak heran jika kita melakukan banyak hal untuk mobil kesayangan.  Seperti misalnya melakukan perawatan rutin di bengkel AC mobil Lenteng Agung, menambahkan aksesoris, dan melakukan modifikasi.

Perawatan yang kurang tepat tentu akan menimbulkan dampak buruk.  Meski tidak langsung terlihat, biasanya efek kesalahan dalam perawatan akan menimbulkan masalah di kemudian hari.  Seperti misalnya karat pada body mobil yang merusak tampilan hingga menurunkan nilai jual.

Merawat mobil memang tidak mudah, namun tidak pula cukup sulit dilakukan.  Masalahnya seringkali pemilik mobil menggampangkan beberapa cara perawatan yang bisa menyebabkan kerusakan pada mobil.  Hal ini terjadi akibat kita tidak memiliki pengetahuan tentang hal-hal yang tidak boleh dilakukan saat melakukan perawatan mobil.  Sembari menunggu proses servis di bengkel AC mobil Lenteng Agung, yuk, simak ulasan tentang daftar kesalahan yang harus dihindari dalam proses perawatan mobil!

bengkel ac mobil lenteng agung

Baca juga: Heii, Perhatikan 9 Hal Ini Biar Tidak Kena Mogok Saat Macet di Kuningan

  1. Menggunakan Deterjen Saat Mencuci Mobil

Efek penggunaan deterjen pada saat mencuci mobil tidak akan langsung terlihat.  Jika digunakan terus menerus, detergen bisa menyebabkan warna mobil kita memudar, loh.  Pada awalnya, mobil memang akan terlihat bersih dan mengkilap.  Padahal penggunaan detergen akan merusak warna eksterior mobil kita.

Kesalahan ini sering dilakukan oleh pemilik mobil.  Sebaiknya gunakan cairan khusus pencuci mobil atau shampoo jika mencuci mobil sendiri di rumah.  Saat mencuci mobil di tempat cuci steam pastikan mereka tidak menggunakan detergen sebagai bahan pembersihnya, ya.

  1. Mencuci Lantai Kabin dengan Air

Menurut teknisi bengkel AC mobil Lenteng Agung, kesalahan ini kerap dilakukan oleh pemilik mobil.  Pastikan kita tidak melakukannya lagi sebab dapat menyebabkan kerusakan serius pada mobil.  Salah satunya gangguan pada sistem audio.

Masalah akan timbul komponen listrik pada sistem audio terkena air.  Efek paling parah dari kebiasaan ini adalah bodi bagian bawah mobil menjadi berkarat.  Lalu bagaimana cara membersihkan lantai kabin mobil? Cukup gunakan kain lap lembab untuk membersihkannya.

  1. Tidak Rutin Melakukan Servis

Perawatan mobil tidak cukup hanya dengan mengganti oli, garden, dan perseneling saja.  Perawatan seperti itu hanya bersifat sebagian.  Padahal seharusnya dilakukan secara menyeluruh dan rutin, meskipun membutuhkan budget  yang cukup banyak.

Perawatan yang hanya dilakukan sebagian dan tidak rutin adalah penyebab mesin cepat rusak.  Jika sudah terlanjur rusak biasanya biaya perbaikan yang dibutuhkan juga lebih besar.  Demikian juga jika kita tidak rutin melakukan servis di bengkel AC mobil Lenteng Agung.  Biaya yang diperlukan untuk mengganti AC mobil tentu akan lebih besar.

  1. Pembersih Kaca digunakan Untuk Membersihkan Kaca Mobil Belakang

Saat ingin membersihkan kaca mobil bagian belakang, cukup gunakan kain basah saja.  Sebab cairan pembersih kaca dapat merusak komponen kabel pemanas defogger  atau antenna di bagian kaca belakang.  Agar lebih aman, basahi kain dengan air hangat lalu usap perlahan pada bagian kaca belakang.

Bersihkan kaca secara bertahap dengan cara mengusapkan kain lembab tersebut.  Usapkan secara paralel ke arah kabel.  Sudah jelas kan, kenapa kita tidak boleh menggunakan cairan pembersih untuk kaca belakang mobil?

  1. Membersihkan Jok Mobil dengan Cairan Khusus

Penggunaan cairan khusus untuk  membersihkan jok kerap dilakukan sebab setiap orang pasti ingin melihat kulit jok yang bersih dan mengkilap.  Boleh saja kita rajin mengelap jok.  Namun, sebaiknya tidak menggunakan cairan pembersih.

Sebab, cairan tersebut akan menyebabkan kulit jok menjadi licin dan terkadang menimbulkan bau tak enak.  Kulit jok yang licin cukup berbahaya saat kondisi mengerem tiba-tiba karena tubuh kita kemungkinan besar akan terdorong ke depan.

  1. Membersihkan Embun Kaca dengan Lap, Bahkan Tangan

Embun yang menempel pada kaca mobil tidak boleh dibersihkan dengan tangan ataupun lap.  Karena embun akan menghilang dengan sendirinya tanpa kita bersihkan.  Kesalahan ini cukup sepele namun bisa membahayakan pengemudi.

Konsentrasi pengemudi tentu berkurang jika tangan turut sibuk membersihkan embun di kaca.  Embun sering muncul data musim hujan dan di pagi hari.  Cara termudah untuk mengatasinya adalah dengan menghidupkan AC mobil.  Inilah sebabnya kita harus rutin melakukan servis di bengkel AC mobil Lenteng AgungKetekunan dalam perawatan tidak hanya membuat mobil lebih awet, tetapi juga menjaga keselamatan diri kita sendiri.

  1. Menggunakan BBM Oktan 88 Untuk Mesin Mobil Berkompresi Tinggi

Jika mobil kita berkompresi tinggi dengan rasio 11:1 ke atas, maka wajib bagi kita untuk menggunakan bahan bakar 90 oktan.  Bahan bakar dengan oktan lebih rendah akan menyebabkan aus pada dudukan dan kepala katup mesin mobil.  Efek lebih lanjut yang akan terjadi berupa penumpukan kerak karbon yang akan membuat mesin mobil rusak.

  1. Terbiasa Menghidupkan AC Mobil Saat Angka RPM Tinggi

Tidak dianjurkan untuk menghidupkan AC saat angka RPM (Rotation Per Minute) tinggi, artinya saat kita mobil sedang berjalan.  Upayakan AC hidup saat angka RPM rendah, yakni sejak mobil belum berjalan atau pedal gas belum diinjak.

Saat kita menghidupkan AC mobil dalam kondisi RPM rendah, sama halnya kita meringankan beban kerja mesin.  Sebab gesekan antara pressure plate dan pullyer  pada kompresor AC akan terminimalisir.  Dengan demikian beban mesin tidak bertambah.  Gesekan yang terjadi pada kompresor AC bisa menyebabkan kerusakan pada sistem pendingin.  Jika alami hal ini, segera bawa mobil kita ke bengkel AC mobil Lenteng Agung untuk dilakukan perbaikan, ya.

  1. Jarang Melakukan Spooring dan Balancing

Mayoritas pemilik mobil hanya melakukan spooring dan balancing saat mobil mengalami kendala.  Kebiasaan ini harus diubah. Sebab kedua kebiasaan tersebut sangat perlu dilakukan secara rutin.

Terutama jika sering melakukan perjalanan jauh.  Sebaiknya lakukan spooring dan balancing setiap jarak 10.000 atau 20.000 km.  Rutininitas ini dapat menghemat bahan bakar dan menjaga ban mobil agar tidak cepat gundul.  Melakukan spooring dan balancing hanya pada saat perbaikan justru akan menyebabkan mobil rentan rusak.

  1. Memanaskan Mesin Sambil Menginjak Pedal Gas

Hindari menginjak pedal gas saat memaaskan mesin di pagi hari.  Kebiasaan ini dapat menimbulkan efek buruk dan menyebabkan kerusakan.  Sayangnya hal ini sering dilakukan oleh mayoritas pemilik mobil.

Saat mesin baru saja dihidupkan, perlu waktu agar oli melumasi seluruh bagian mesin.  Jika pedal gas diinjak saat mesin belum terlumasi seluruhnya maka akan terjadi gesekan secara mendadak.  Hal inilah yang menyebabkan mesin mobil tidak berumur panjang.

Daftar kesalahan diatas adalah hal yang sering dilakukan oleh para pemilik mobil.  Beberapa terlihat sepele, padahal bisa menyebabkan kerusakan fatal.  Ternyata cukup banyak kesalahan yang harus diwaspadai dalam proses perawatan mobil.

Sayang kan kalau mobil kesayangan yang kita beli dengan penuh upaya harus rusak karena kesalahan sepele seperti di atas?  Sebab pada akhirnya tentu akan menimbulkan kerugian. So, kita harus pelajari dengan baik hal-hal yang boleh dan tidak boleh dilakukan dalam hal perawatan mobil.  Jika selama ini kita melakukan kebiasaan yang salah, segera ubah dan lakukan cara-cara perawatan yang benar, yuk!

bengkel ac mobil senen

Klaim Asuransi Mobil Ditolak?  Pasti 9 Hal Ini Penyebabnya

Kendaraan adalah aset yang cukup penting yang harus dijaga dengan perlindungan maksimal. Selain perawatan mesin dan body mobil, asuransi mobil merupakan bentuk pelrindungan khusus untuk mobil kita. Tentu saja dapat memenuhi kepuasan mobil juga hal penting, salah satunya dengan rutin melakukan servis di bengkel AC Mobil Senen

Asuransi kendaraan untuk meminimalkan risiko yang dapat terjadi tanpa kita duga. Misalnya jika terjadi kecelakaan, bencana alam, banjir, kebakaran, atau huru hara akibat demonstrasi. Tidak heran jika peminat asuransi mobil dari tahun ke tahun semakin meningkat.

Penyebab Klaim Asuransi Mobil Ditolak

Meskipun pemilik mobil telah membeli polis asuransi kendaraan, tak ada yang benar-benar mengerti klausul di dalam polis tersebut. Menganggap sebagian besar polis tidak dapat menentukan hal penting yang terkait dengan proses klaim asuransi. Inilah penyebab utama Klaim yang ditolak oleh pihak asuransi.

Setiap pemegang polih harus benar-benar disetujui dan dipahami sebagai yang diterima atau ditolak. Kita harus memahami setiap resolusi dan penejelasan dari setiap poin yang dimasukkan di dalam klausul. Memang butuh waktu yang tidak perlu untuk memahaminya. Namun ini harus dilakukan agar kita tidak mengalami kerugian di masa mendatang.

bengkel ac mobil senen

Baca juga: Heii, gantikan 9 Hal Ini Biar Tidak Kena Mogok Saat Macet di Kuningan

Beberapa pengunjung bengkel AC mobil Senen mengeluhkan kesulitan saat menggunakan bahasa yang digunakan dalam polis asuransi. Bahasa yang digunakan adalah bahasa hukum yang tidak dapat diakses oleh kebanyakan orang. Meski demikian, mereka tetap berusaha memahaminya agar tidak kesulitan saat diminta.

Beberapa bentuk pengajuan klaim yang tidak sesuai dengan perjanjian di dalam klausul akan ditolak oleh pihak asuransi. Laurentius Iwan Pranoto, Manajer Komunikasi dan Even Asuransi Astra menjelaskan 9 alasan klaim asuransi mobil ditolak:

  1. Melebihi Batas Waktu Pengajuan

Meskipun semua persyaratan dan persyaratan terpenuhi, klaim asuransi yang diajukan oleh pemilik mobil akan tertolak jika melebihi batas waktu. Ketentuan batas waktu ini ditentukan di dalam polis dan selalu dicantumkan oleh pihak asuransi. Batas waktu klaim asuransi cukup pendek yaitu 3 × 24 jam sehingga harus segera diurus. Sayang sekali bukan, biaya premi yang harus kita bayar hilang sia-sia karena telat disetujui klaim.

  1. Dokumen Pengemudi Tidak Lengkap

Pahami dan periksa semua dokumen yang diperlukan untuk proses pengajuan klaim telah lengkap. Beberapa dokumen yang harus terlampir adalah SIM, STNK, polis asuransi, dan formulir pengajuan klaim. Jadi, bawa kita selalu bawa surat kelengkapan perjalanan hanya ingin pergi ke bengkel AC mobil Senen yang tidak terlalu jauh dari rumah. Nah, jika kerusakan mobil sangat berat, biasanya diperlukan surat keterangan dari pihak kepolisian. Lengkapi juga berkas klaim dengan foto membuktikan mobil yang rusak dan memerlukan perbaikan.

  1. Pengemudi Melanggar Hukum

Tindakan ganti hukum yang dilakukan oleh pengemudi jelas akan menyebabkan klaim asuransi tertolak. Misalnya jika terjadi kecelakaan terjadi lalu lintas via ugal-ugalan. Demikian juga jika pengemudi tidak memiliki SIM, bebas, atau parkir sembarangan.

  1. Kejadian Perkara di Luar Wilayah Kontrak

Ketentuan wilayah dalam klausul asuransi harus sesuai dengan baik. Beberapa polis asuransi hanya melayani peristiwa perkara yang terjadi di wilayah tertentu. Misalnya jika pemilik mobil mengeluarkan asuransi di Indonesia, maka pengajuan klaim asuransi hanya akan diterima jika diajukan di Indonesia.

  1. Menambah Aksesori Mobil

Klaim yang disetujui sebagai pemilik mobil tidak disetujui Yang disetujui mobil. Jika ingin mendapatkan nilai pertanggungan, maka kita harus melaporkan setiap persetujuan. Penambahan asuransi akan menambah biaya premi yang perlu kita bayar dan hanya perlu untuk pembayaran periode yang belum terbayarkan. Jumlah yang dihitung berdasarkan nilai NSA ( Aksesori Non Standar ) yang dihitung dengan nilai kendaraan yang dikalikan dengan nilai NSA tersebut.

  1. Kerusakan yang Diajukan Terjadi Sebelum Periode Asuransi

Saat kita meminta polis asuransi juga mengklaim, perusahaan asuransi akan melakukan survei. Jika Kerusakan Telah Terjadi Sebelum Periode Asuransi Berjalan Tentu Saja Tidak Akan Ditangguhkan alias Ditolak.

  1. Polis Tidak Dalam Masa Tunggu

Masa tunggu adalah periode setelah pemilik kendaraan menunggu polis hingga periode asuransi berjalan. Biasanya masa tunggu dalam waktu 1 bulan. Ketika terjadi perkara atau kerusakan yang terjadi dalam kurun waktu menunggu maka klaim tidak dapat diajukan.

  1. Kerusakan Mobil yang Disengaja

Pada dasarnya semua asuransi hanya mengatasi kerugian yang disebabkan oleh kecelakaan. Karena kerugian yang timbul karena faktor ketidaksengaja Jika pemilik mobil sengaja merusak mobil seperti menabrakkan diri atau menghancurkan kendaraan, maka pihak asuransi tidak akan mau memberikan ganti rugi. Contoh lainnya adalah mesin mobil yang mati akibat pemilik kendaraan sengaja menerjang banjir.

  1. Polis Tidak Aktif

Polis yang tidak aktif disebut dengan lapse. Kondisi ini dapat terjadi karena beberapa hal. Seperti misalnya menunggak pembayaran premi. Kejadian perkara yang berlangsung di masa lalu tidak menjadi tanggung jawab perusahaan asuransi.

Banyak juga ya yang menyebabkan klaim ditolak. Kita memang harus memahami isi dari mana saja kita bisa membubuhkan tanda tangan. Seharusnya sulit, tidak bosan atau segan untuk bertanya kepada petugas asuransi agar, uang premi yang kita setujui, tidak perlu, sia-sia.

Untuk mengurangi keraguan pada klaim, kita bisa menerapkan tips pengajuan klaim yang diberikan oleh salah satu perusahaan finansial. Tips ini bisa kita hapalkan melakukan servis di bengkel AC mobil Senen Berikut ini empat langkah yang harus segera dilakukan agar klaim asuransi berjalan dengan baik:

  1. Hubungi Pihak Asuransi

Ingat batas waktu klaim adalah 3 × 24 jam. Jadi, setelah mengubah kejadian yang menyebabkan mobil rusak, segeralah hubungi pihak asuransi. Ceritakan kronologi kejadian dan sampaikan tentang kita yang ingin diklaim melalui bengkel rekanan.

Jika terjadi kecelakaan di luar kota, hubungi kantor perwakilan perusahaan asuransi yang sesuai dengan tempat mengenai kecelakaan. Lakukan dokumentasi dari berbagai sudut mobil, Sebagian besar jika mobil mengalami kerusakan berat. Dokumentasi adalah bukti utama yang benar-benar terjadi tanpa disengaja.

  1. Melengkapi Semua Dokumen Klaim

Seperti yang telah diterbitkan sebelumnya, informasi mengenai dokumen yang harus ada saat proses pengajuan klaim telah ditulis dalam polis asuransi. Menyiapkan dokumen setelah kami menghubungi pihak asuransi.

  1. Mendatangi Bengkel Rekanan

Setelah semua dokumen lengkap, segera datangi bengkel rekanan dan sampaikan agar kita menginginkan klaim asuransi. Pihak bengkel akan segera menghubungi pihak asuransi mobil dan melakukan survei tingkat kerusakan mobil kita. Jangan pernah mendatangi bengkel yang bukan rekanan karena tidak perlu diganti oleh pihak asuransi.

  1. Mengisi Formulir Pengajuan Klaim

Saat tiba di bengkel, kita akan diberi formulir klaim. Upayakan untuk mengisi semua keterangan dengan jelas dan jujur. Informasi tentang jam kejaidan perkara, nomor jalan, dan hal detail lainnya sangat penting untuk dibaca. Alasan jika data yang tertulis di dalam formulir tersebut tidak sesuai dengan data di lapangan maka kemungkinan besar klaim akan tertolak. Setelah melalui semua tahap di atas, kita hanya perlu menunggu kabar dari pihak bengkel untuk hasil dari klaim tersebut.

Produk asuransi mobil tidak jauh berbeda dengan asuransi lainnya. Tentu kita berharap untuk tidak perlu meminta dan tetap selamat dalam berbagai kondisi. Bersikap preventif memang lebih baik, salah satunya dengan membeli polis asuransi mobil. Melakukan perawatan rutin di bengkel AC mobil Senen juga termasuk dalam tindakan preventif loh. Perawatan rutin akan bertambah usia AC dan tentu saja akan membuat kita jadi lebih hemat.