Seberapa Penting Kompresor Pada Bagian AC Mobil?


Hai #SahabatRotary

Apakah Anda tau seluk beluk tentang kempresor pada AC mobil? Mari kita ulas mulai dari bagian komprsor hingga perawatan apa saja yang harus Anda lakukan agar terhindar dari biaya service yang berlebihan.

APA ITU KOMPRESOR?

Kompresor pada umumnya akan digerakan oleh mesin mobil. Agar kompresor ini bisa dihidupkan dan bekerja maka diperlukan penghubung rotasi ke arah mesin yang disebut dengan kopling magnet. Ketika Anda menyalakan AC maka kopling magnet ini akan menghubungkan suatu rotasi ke bagian kompresor. Dan sewaktu AC dimatikan maka perputaran yang terjadi pada mesin akan terputus sehingga tidak akan terhubung ke kompresor.

Fungsi dari kompresor AC mobil itu sendiri adalah untuk mengalirkan media yang menghasilkan udara dingin (refrigerant) atau disebut Freon untuk nantinya akan bertugas melakukan sirkulasi di dalam sistem AC mobil. Kompresor juga bertugas sebagai pemberi tekanan sesuai dengan kebutuhan. Kompesor pada AC mobil akan menghisap gas refrigerant dari evapator yang memiliki tekanan dan suhu yang rendah kemudian memanfaatkan gas tersebut menjadi cairan yang bertekanan dan bersuhu tinggi.

Refrigerant dalam kondisi gas pada tekanan temperature rendah maka akan dihisap oleh kompresor menggunakan saluran hisap selanjutnya akan dimanfaatkan menjadi tekanan selanjutnya termeperaturnya akan semakin naik yang kemudian akan di alirkan ke kondensor melalui saluran buang.

BAGIAN-BAGIAN TERPENTING YANG ADA PADA KOMPRESOR AC MOBIL

Seperti yang kita ketahui, pada dasarnya kompresor AC mobil memiliki komponen-komponen penting di dalamnya :

  • Tutup depan kompresor

Tutup depan pada kompresor itu sendiri memiliki fungsi sebagai pelindung bagian dalam kompresor dan untuk menahan tekanan yang timbul dari refrigerant yang berada di dalam ruang kompresi.

  • Piston kompresor

Piston kompresor merupakan suatu komponen dari kompresor yang memiliki fungsi sebagai pembuat tekanan dan suhu tingga pada refrieant yang kemudian akan di distribusikan ke bagian kondensor.

  • Tutup belakang kompresor

Tutup belakang kompresor ini mempunyai fungsi yang sama seperti tutup depan kompresor yaitu untuk melindungi dan menahan tekanan refrigerant yang kemudian akan di distribusikan ke bagian kondensor.

  • Valve out

Valve out berfungsi untuk pengeluaran refrigerant yang sedang di proses di dalam ruang kompresi.

  • Valve in

Fungsi dari valve in ini sangat berlainan dengan valve out yaitu menyerap refriegerant yang nantinya akan diproses di dalam ruang kompresi. Valve out disambungkan dengan evapator menggunakan pipa yang bertugas untuk mendistribusikan refrigerant bertekenan rendah dan bersuhu rendah.

  • Ruang kompresor

Ruang kompresor mempunyai fungsi sebagai tempat untuk mmeproses tekanan dan suhu tinggi yang tahap selanjutnya akan di salurkan ke kondensor.

  • Pully

Pully adalah bagian yang berfungsi untuk menggerakkan motor kompresor. Biasanya pully disambungkan menggunakan venbelt yang kemudia disambungkan ke bagian alternator.

JENIS KOMPRESOR PADA AC MOBIL

Ada dua tipe untuk kompresor AC mobil yaitu jenis rotary dan jenis piston. Dari ukurannya bisa terlihat pada kompresor tipe rotary ini memiliki ukuran lebih kecil walaupun memilik PK yang sama.  Cara kerja dari kompresor tipe ini adalah rotor berputar di dalam dtator dengan memanfaatkan tenaga dari kompresi dan selanjutnya menekan gas yang berasal dari ruang chamber.

Dan kompresor tipe pisron bekerja seperti sebuah sistem pada mesin kendaraan, saat piston bergerak kea rah bawah ruangan yang berada di atas piston volumenya akan membesar dan menjadikan tekanan turun setelah itu katup pada pemasukan akan menggerakan katup pengeluaran membuka sehingga refrigerant akan terdorong keluar menuju ke bagian kondensor..

MASALAH-MASALAH YANG BISA TERJADI PADA KOMPRESOR AC MOBIL

Berikut ini ada beberapa kendala yang terjadi jika kompresor AC mobil tidak bekerja dengan baik :

  1. Suara kompresor AC mobil yang terdengar lebih keras dari pada biasanya (berisik)

Suara berisik ini akan terdengar seperti ada yang sedang mendengkur, hal ini disebabkan karena oli kompresor yang sudah habis, piston yang berada di dalam kompresor aus atau bisa juga karena terjadinya kelonggaran pada bearing. Akibatnya AC akan terasa kurang dingin jika mobil berjalan dala keadaan RPM yang rendah.

  1. Hilangnya tekanan yang terjadi pada kompresor

Sudah disinggung sebelumnya, fungsi utama dari kompresor AC mobil ini adalah untuk menghisap refrigerant (Freon) setelah itu akan dipompa menuju ke kondensor AC dengan menggunakan tekanan yang lebih tinggi. Ciri-ciri dari kompresi yang kurang baik adalah AC menjadi kurang dingin saat mobil berjalan dalam keadaan RPM yang rendah.

  1. Pada bagian magnetic clutch sedang mengalami masalah

Pada bagian magnetic clutch ini berfungsi sebagai penghubung putaran pada mesin mobil yang terjadi dengan kompresor AC mobl. Pada bagian magnetic clutch ini terdapat pully yang terus menerus berputar mengikuti perputaran pada mesin yang terhubung melalui tali, pada bagian dalam puli tersebut terdapat komponen bernama spul, jika spul  ini di aliri arus listrik maka akan membentuk medan magnet yang kerjanya sebagai penarik center piece dengan menghubungkan putaran puli dan pada bdang singgungnya akan terjadi gesekan dan akan saling melekat dalam satu unit untuk memutar bagian kompresor sesuai dengan putaran pada mesin. Ada 3 bagian pada magnetic clutch yaitu center piece, pully, dan spul magnet.

Adapun cic-ciri yang harus Anda kenali ketika magnetic clutch sedang mengalami masalah, antara lain :

  • Blower yang ada di dalam kabin tetap hidup tetapi AC terasa tidak dingin.
  • AC mobil tiba-tiba menjadi terasa panas terkadang mesin naik hingga diatas 1.000 RPM.
  • Ketika mobil sedang berada dalam keadaan macet, pengemudi merasa AC mobil menjadi tidak dingin tapi ketika jalanan sudah lancar kembali dan AC mobil sempat dimatikan kemudai AC terasa dingin seperti semula.

Saat menghidupkan AC mobil dari switch makan akan mengirimkan arus listirk ke 4 komponen secara bersamaan :

  • Motor blower
  • Idle up
  • Magnetic clutch pada kompresor

Jika Anda masih bingung atau ragu kerusakan terjadi pada bagian mana, ada beberapa cara untuk mengetahui kerusakan tersebut yaitu dengan cara memberikan arus listrik sebesar 12 volt langsung dari aki ke magnet clutch pada kompresor.

Bisa juga dengan cara lain yaitu test kabel strum (+) yang menuju kearah magnet dengan menggunakan alat bernama Test-pen apakah pada strum (+) tetap stand by ketika AC menyala, jka strum (+) ada tetapi kabelnya di colok ke magnet clutch tidak bisa hidup maka dapat dipastikan ada masalah yang terjadi pada magnetic clutch.

CARA PENANGANAN DAN PERAWARATAN UNTUK MEJAGA FUNGSI DARI KOMPRESOR AC MOBIL

Sebenarnya semua sparepart pada AC mobil mempunya umur tertentu agar bisa berfungsi dengan baik akan tetapi ada beberapa yang perlu diperhatikan agar kompresor AC mobil berumur panjang supaya Anda dapat meminimalisir biaya yang haus dikeluarkan untuk service atau perbaikan. Ada beberapa cara agar kompresor AC tahan lama.

  • Memanaskan AC mobil secara rutin

Samas halnya dengan mobil, AC mobil pun harus dipanaskan jika sedang tidak dipakai. Ketika Anda sedang memanaskan mobil, sebaiknya AC mobil juga dinyalakan. Karena jika kompresor AC mobil jarang aktif makan oli yang ada di dalamnya akan mengalami perubahan. Kondisi oli yang jarang terpakai akan mempengaruhi kondisi oli menjadi kurang bagus akibatnya komponen yang berada di dalam material akn mengalami gesekan karena kondisi oli tersebut. Ini lah yang menjadikan umur kompresor menjadi lebih pendek.

  • Jangan menyalakan AC pada RPM diatas rata-rata

Ukuran RPM tinggi disini adalah diatas 4.000. Jika Anda sering menyalakan AC ketika mobil melaju kencang maka Anda harus memperhatikan kondisi kompresor AC mobil, meskipun mobil melaju dijalan tol, seharunya RPM hanya menyantuh angka 3.000. ketika kecepatan mesin sedang tinggi maka putaran pada kompresor menjadi ikut tinggi. Masalahnya terjadi ketika thermistor mematikan dan menyalakan kompresor secara otomatis setelah mengukur suhu yang ada di kabin. Saat putaran yang terjadi pada mesin sedang tinggi dan kompresor sedang menyala atau pun mati itu malah akan memperpendek umur pada komponen tersebut.

  • Sebaiknya tidak menyalakan AC ketika mobil masih dalam keadaan panas

Ketika kondisi kabin sedang panas akibat memarkirkan mobil ditempat yang panas biasanya pemilik mobil akan langsung menyalakan AC saat masuk kedalam mobil, tujuannya agar suhu didalam kabin bisa cepat dingin. Hal ini akan membuat kompresor menjadi cepat rusak. Perlu diketahui ketika suhu kabin berada dalam keadaan panas maka kompresor akan mempunyai beban kerja yang lebih berat dari pada biasanya yang artinya komponen yang berada di dalamnya akan bekerja lebih keras. Ketika kondisi tersebut terjadi sebaiknya Anda menurunkan suhu kabin dengan cara membuka jendela dan pintu mobil dalam beberapa saat dan AC harus dalam keadaan mati hal ini bertujuan agar kompresor tidak bekerja terlalu berat.

  • Mengganti saringan udara secara rutin dan berkala

Saringan udara sering kali luput dalam perawatan, jika saringan udara tidak diberishkan selama bertahun-tahun maka akan berpengaruh buruk bagi kompresor AC. Saat saringan kotor maka akan terjadi proses penghisapan Freon dari evapator dan akan memberi beban kerja yang berat bagi kompresor dan menyebabkan kompresor cepat rusak.

  • Menjaga kebersihan pada kabin dan mobil

Kebersihan kabin merupakan hal yang cukup penting dalam hal merawat bagian kompresor. Kotoran yang ada pada kabin dan karpet akan tersedot masuk ke dalam saluran AC mobil. Banyaknya kotoran ini akan menjadikan sakuran kompresor mengalami kesulitan dalam proses sirkulasi Freon. Jangan melewatkan kabin dan karpet ketika sedang membersihkan mobil atau bagian baginnya.

  • Mematikan dan menghidupkan AC ketika mobil berada di RPM rendah

Sebenarnya ada waktu yang baik dalam mematikan dan menyalakan AC mobil yaitu ketika mesin mobil dalam kondisi RPM yang rendah. Hal itu untuk tetap menjaga kondisi kompresor agar tidak kaget saat harus berhenti dan menyala saecara tiba-tiba karena putaran sedang tinggi. Maka dari iru, oastikan menyalakan dan mematikan AC mobil Anda ketika kondisi RPM rendah atau mesin dalam kondisi idle

  • Melakukan service AC mobil secara berkala

Kunci agar AC mobil bisa bertahan lama adalah perawatan yang rutin dan berkala. Idealnya, service AC mobil setiap 10.000 km atau maksimal 20.000 km. dengan melakukan perawaratan dan juga pembersihan pada seluruh bagian komponen AC mobil maka akan meringankan kerja dari kompresor AC.

  • Gantilah komponen pada kompresor AC mobil

Ketika Anda sudah mengetahui suara kompresor lebih keras dari pada biasanya, Anda bisa melepas dan membongkar kompresor AC. Bunyi kasar yang keluar dari kompresor bisa jga terjadi karena kebocoran oli disana.

  • Lakukan penggantian pada kompresor AC mobil

Cara ini adalah bisa dibilang cara terakhir yang bisa dillakukan dalam perawatan AC mobil khususnya pada bagian kompresor agar AC mobil bisa bekerja dengan baik seperti semula. Adapun sumber bunyi kasar yang terjadi pada kompresor AC yaitu kondisi piston yang sudah mulai aus. Anda juga haruas memperhatikan kondisi bagian lain seperti dinding silinder dan klep. Jika dinding silinder seperti tergores dan terlihat ada baret atau aus maka kompresor harus diganti.

PENGECEKAN AWAL

Sebelum melakukan perawatan, ada beberapa hal yang harus Anda perharikan. Anda harus mengetahui tipe kerusakannya seperti apa kemudian memahami dengan cara ini Anda bisa langsung memberikan daftar apa saja yang harus diperbaiki pada pihak bengkel karena service komponen AC tidak bisa dilakukan sembarangan.

Ada 7 cara yang bisa Anda lakukan untuk pengecekan awal pada kompresor AC mobil yang rusak :

  • Perhatikan terlebih dahulu suara kompresor yang keluar

Tentu saja hal terbaik yang bisa dilakukan untuk mendapatkan kerja mesin yang optimal adalah menggantinya. Akan tetapi biaya yang harus dikeluarkan memang cukup mahal. Jika anda mengerti tentang selukbeluk dan komponen-komponen yang ada diidalam kompresor AC, anda bisa mencoba untuk memeriksa terlebih dahulu. Ciri awal kerusakan dari kompresor AC mobil adalah AC mengeluarkan bunyi yang cukup keras ketika AC dinyalakan. Pada saat itu maka dapat dipastikan kompresor mengalami masalah.

  • Perhatikan aliran angin yang keluar pada AC mobil

Anda bisa merasakan tiupan AC di dalam kabin. Rasakan perbedaan ketika mobil sedang berada dalam keadaan idle maupun ketika sudah jalan. Saat dalam keadaan idle, AC terasa kurang dingin tapi menjadi lebih dingin saat mobil sudah melaju yang artinya ada masalah dalam kompresi. Hal ini harus Anda ketahui sebelum melakukan perbaikan sehingga perbaikan yang dilakukan tidak salah.

  • Perhatikan rembesan pada oli pelumas

Pastikan apakah terjadi kebocoran pada kompresor atau tidak. Apabila ada rembesan pada oli di sekitar badan kompresor artinya ada kebocoran oli disana. Sementara jika Anda ingin mengetahui Freon di wilayah sekitar kompresor bisa dengan cara beri air sabun pada titik titik yang dicurigai terjadi kebocoran. Jika setelah itu muncul gelembung udara maka sudah dapat dipastikan ada kebocoran yang mengakibatkan Freon cepat berkurang.

  • Membongkar AC untuk pemeriksaan lebih lanjut

Yang harus dilakukan saat memperbaiki kompresor AC mobil yang rusak tentu saja dengan cara membongkar dan melepasnya dari mobil. Ketika sudah terlepas, Anda bisa memeriksa kondisi pada magnetic clutch. Komponen ini jika rusak dapat mengakibatkan tidak stabilnya utaran yang terjadi pada kompresor. Cara mengecek magnetic clutch Anda bisa menempelkan kabel berarus 12 volt, jangan lupa berhati-hati ketika melakukan tahap ini. Ketika bagian pada center piece terlihat tidak bergerak, maka magnetic clutch harus diganti dengan yang baru.

BERAPAKAH BIAYA YANG DIPERLUKAN UNTUK SERVICE?

Untuk biaya yang dibutuhkan dalam melakukan perawatan berbeda-beda, bagaimana kondisi komponen AC dan jenis mobil yang digunakan. Estimasi biaya yang dibutuhkan untuk mobil keluaran Jepang mulai dari Rp.300.000 sedangkan untuk mobil keluaran Eropa sekitar Rp. 1.200.000 hingga Rp.2.000.000 dan harga yang dipatok pada setiap bengkel berbeda-beda tergantung pada mekanis dan teknologi yang digunakan oleh bengkel tersebut. Makin cepat dan rapih pengerjaan tentu saja harga yang dipatok akan semakin mahal.

Seneng bisa berbagi.
Pasti bermanfaat.

Blog

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *