Perhatikan Tips Membeli dan Merawat Sebelum ke Bengkel Jeep

Hai #SahabatRotary
Tulisan kali ini kita buat untuk pelanggan bengkel jeep.
Tips Membeli Mobil Jeep Bekas
Memiliki kemudahan bermobilitas tentu merupakan  keinginan setiap orang. Salah satu yang paling dibutuhkan untuk mempermudah mobilitas adalah mobil. Mobil mempermudah Anda ketika ingin bepergian untuk liburan atau off-road. Jeep bisa menjadi pilihan yang cocok untuk kegiatan off-road.
Sayangnya, mobil jenis ini memiliki harga yang sehingga membuat banyak orang mengurungkan niat untuk memilikinya. Tapi #SahabatRotary tidak perlu khawatir. Ada alternatif lain untuk bisa memiliki mobil dengan harga yang lebih murah, yaitu dengan membeli Jeep bekas.
Tetapi untuk membeli Jeep ada yang perlu di perhatikan, salah satunya yang paling utama adalah mobil tersebut di pakai off-road atau tidak?
Untuk mengetahui bagaimana memilih mobil Jeep yang  baik, KabarOto akan bertanya langsung kepada Om Dimas ‘jawa’ selaku kepala bengkel JHL Custom Garage yang khusus melakukan servis mobil Jeep.
Berikut tips untuk membeli Jeep bekas.

  1. Bagaimana kondisi mesin dan fisik mobil

keadaan mesin tentunya merupakan hal yang penting sebelum membeli. Untuk itu, wajib periksa apakah ada kebocoran oli mesin ataupun cairan pendingin. Selain itu, cek bodi mobil, pastikan tidak ada lecet bahkan penyok.
Yang paling penting, cek pada bagian sasis dan suspensi. Kalau ada bekas tanah pada bagian lubang sasis berarti sudah sering dipakai off-road dan bagian suspensi yang sudah berubah warna di pastikan sering off-road. Jika umur mobil sudah lebih dari 3 tahun perlu cek bagian kaki-kaki terutama tie-rod serta ball-joint.
“Biasanya kalau sering dipakai off-road itu terlihat pada suspensi yang berubah warna, untuk bagian sasis walaupun bisa di cat ulang cara mengetahuinya siram dengan air yang tekanannya cukup tinggi ke bagian lubang sasis disitu biasannya akan muncul tanah,” ungkap Dimas.

  1. Mencari tahu harga pasaran.

Jika anda ingin membeli mobil Jeep, pastikan anda mengetahui harga bekas di pasaran. Hal ini untuk mengantisipasi jika mobil yang akan dibeli kemahalan. Untuk menghindari hal tersebut anda dapat mencari informasi harga mobil Jeep bekas pada situs jual beli atau bertanya kepada orang yang paham akan mobil-mobil jenis tersebut.

  1. Melakukan test drive

Test drive pada Jeep bekas yang akan dibeli tentunya dapat membuat Anda merasakan jika ada kerusakan atau bagian-bagian yang harus di ganti. Dari sini Anda akan mulai menyadari apakah masih halus atau tidak, dan perlu ditanyakan kepada penjual apakah pernah turun mesin atau tidak karena Jeep terkenal akan suhu mesin yang tinggi.

  1. Khusus JeepCherooke XJ bekas

Khusus buat #SahabatRotary yang lagi mencari Jeep Cherooke XJ bekas, harus wajib teliti memeriksa semua bagian. Sebab, Jeep Cherokee XJ bekas yang beredar di Indonesia saat ini usianya sudah 19-25 tahun.
Memeriksa dengan teliti bodi Jeep Cherokee XJ bekas menjadi sebuah kewajiban. Bodi monokok (unibody) yang digunakan pada mobil tipe ini menjadi keunggulan sekaligus kelemahan. Salah satu kelemahannya adalah mudah retaknya subframe yang menjadi sasis depan. Lokasi retak biasanya ada di sebelah kanan, di sekitar braket setir.
Kondisi ini sering dijumpai pada Cherokee generasi awal. Namun tidak jarang juga ditemi  pada semua tahun pembuatan. Solusinya adalah dengan me-reinforce atau memperkuat bagian ini.
Jika ingin membeli Jeep bekas, pastikan Anda melihat service record dan tidak ada bekas tabrak maupun banjir, karena Jeep merupakan mobil hobi, Anda harus merawatnya dengan baik.
Off-road menjadi salah satu kegiatan populer yang menjadi trend di kalangan pecinta otomotif tanah Air. Bagi Anda seorang driver  yang menyukai tantangan, track untuk off-road yang menguji nyali dan mempunyai tingkat kesulitan cukup tinggi tentu menjadi hal menarik. Kendaraan seperti Jeep lah yang cocok digunakan untuk kegiatan off-road.
Mobil jeep offroad sangat cocok dan pas sebab telah dirancang secara khusus dan telah dilakukan tes uji di segala medan sehingga tetap memberikan keamanan dan kenyamanan bagi para pengendaranya ketika melakukan off-road.
Mobil jeep adalah tipe mobil yang banyak diminati oleh para pecinta touring dan offroad. Hal ini karena jeep telah mempunyai fitur 4WD atau 4×4 di bagian rodanya sehingga dengan performa mesin yang ganas dengan fitur tersebut mampu menciptakan daya dan torsi yang besar.
Berikut ini adalah beberapa mobil jeep dengan performa yang cukup gahar jika digunakan untuk off-road, antara lain yaitu

  1. Jeep Wrangler Rubicon

Dengan mesin 3.0 liter V6 Pentastar, mobil ini mampu menghasilkan tenaga lebih besar, yaitu 230 HP dengan torsi maksimal yang dapat dihasilkan sebesar 285 Nm. Maka tidak salah jika mobil Jeep ini dapat dengan mudah menerobos jalanan berlumpur, berbatuan, berair serta jalanan yang menanjak.

  1. Jeep Grand Cherokee

Jeep ini merupakan mobil jeep modern yang di desain dengan fitur yang luar biasa. Walaupun lebih dikenal sebagai mobil Jeep modern, tetap saja mobil ini dapat menembus medan yang berlumpur dan berbatu sehingga cocok digunakan sebagai mobil off-road.
Mobil Jeep Grand Cherokee dengan mesin 3.600 cc yang dapat mengeluarkan tenaga maksimal sebesar 290 Dk pada kecepatan 6.400 RPM. Torsi maksimal yang dapat dihasilkan oleh mesin ini yaitu sebesar 353 Nm pada kecepatan 4.800 RPM. Selain itu, mobil ini juga mempunyai berbagai fitur lengkap, seperti keyless entry, CD, USB Port, pengereman ABS dan berbagai fitur lainnya.

  1. Mobil Daihatsu Rocky

Mobil ini merupakan mobil mini SUV namun mempunyai penggerak 4×4 sehingga mampu menerobos segala jenis medan layaknya mobil jeep. Mobil Daihatsu Rocky mempunyai mesin berkapasitas 2.8 liter dengan konfigurasi 4 silinder segaris Indhirect Injection. Dengan mesin tersebut, mobil ini mampu mengeluarkan tenaga maksimal sebesar 76 HP pada kecepatan 3.600 RPM dengan torsi maksimal mencapai 345 Nm pada kecepatan 1.220 RPM.

  1. Mobil Toyota Land Cruiser

Mobil ini merupakan salah satu mobil SUV buatan Toyota yang mempunyai kelebihan pada berbagai fungsinya sehingga cocok digunakan untuk medan offroad maupun onroad. Dengan desain yang gagah dan menawan, mobil ini juga cocok digunakan di jalan raya maupun balapan.
Dengan mengusung mesin berkapasitas 4.5 liter, mobil ini dapat menghasilkan performa mesin yang cukup besar, yaitu hingga sebesar 235 HP pada kecepatan 3.200 RPM dan torsi maksimum yang dapat dihasilkan sebesar 62,8 PS pada kecepatan 2.200 RPM.

  1. Jeep CJ-7

Jeep jenis ini dilengkapi penampilan yang menarik sehingga pernah populer di Amerika era 1970an akhir sampai pertengahan 1980 an. Di antara semua model Jeep yang ada, CJ-7 lah yang pertama kali menunjukkan betapa fashionable nya sebuah jip 4×4.
Mobil ini menarik karena memiliki warna yang tidak monoton dengan hardtop putih atau senada dengan warna bodi, softop, hingga tanpa atap. Kombinasi tampilan luar serta popularitas dan kemampuan off-road membuat Jeep jenis ini menjadi kendaraan pilihan kaum muda maupun penggiat petualangan.
Sesuai dengan namanya Jeep CJ-7 merupakan generasi ketujuh dari Civilian Jeep, mobil ini di produksi mulai dari 1976 hingga 1986 sebelum masuk ke era YJ, TJ, hingga JK. Hingga kini CJ-7 masih kerap dinilai sebagai salah satu Jeep dengan handling terbaik di jalan raya.
Sebagai kendaraan off-road CJ-7 dilengkapi sistem 4×4 yang mumpuni. Sebagai standar di Amerika ada opsi sistem all-wheel drive otomatis Quadra-Trac dan tentu saja sistem 4×4 part time dengan transfercase yang populer di Indonesia.
Chrysler memanfaatkan kesempatan untuk mengeksploitasi CJ-7 dengan membuat berbagai varian special edition dan opsi sepanjang 11 tahun.
(Baca Juga: Bawaan Udah Ganteng, Jeep Wrangler JL Masih Kena Sentuhan Modif)
Tercatat paling terkenal adalah Renegade (1976-1986) dengan dibekali: (1) mesin dari diesel 4 silinder, bensin 4 silinder dan 6 silinder, hingga V8 AMC 304, (2) Golden Eagle (1976-1980) juga menggunakan mesin AMC 304 V8 5.000 cc, (3) ada juga Golden Hawk pada 1980 dengan mesin yang sama.
(Baca Juga: Terpantau Sedang Dites, Ada Emblem yang Beda dari Jeep Wrangler)
Jeep CJ-7 1982 Doktrin Habitat Asal
© Bino SS/Otomotifnet Jeep CJ-7 1982 Doktrin Habitat Asal
Urutan kedua paling populer adalah Laredo (1980-1986) yang dilengkapi dengan pilihan mesin diesel 4 silinder atau 4.200 cc 6 silinder seperti yang digunakan di Indonesia. Ada juga versi Limited pada periode 1982-1983 yang hanya diproduksi 2.500 unit, dilengkapi opsi transmisi otomatis, serta Jamboree Edition yang juga dibuat 2.500 unit untuk memperingati 30 tahun AMC.
Masing-masing Renegade dan Laredo tersedia dalam model upgrade memiliki striping berbeda, jok kulit, tilt steering, serta bumper, gril, dan kaca spion berlapis krom.
(Baca Juga: Rasakan Lava Tour Merapi Naik Jeep, Hari Pertama Lebaran Gak Tutup!)
Perihal mesin, di Indonesia hanya terdapat tiga macam yaitu : (1) Inline 6 silinder 3.800 cc pada lansiran 1980 an awal, (2) inline 6 silinder 4.200 cc yang lebih populer, dan (3) tipe diesel dengan mesin Isuzu 2.400 cc 4 silinder yang mana mesin diesel itu dipasok oleh GM, yang waktu itu menaungi Isuzu.
Jeep CJ-7 Army Look© olx Jeep CJ-7 Army Look
Saat ini CJ-7 dibanderol dengan harga sekitar Rp 150 juta OTR Jakarta, tetapi harga bisa berbeda-beda sesuai kondisi mobilnya.
Mobil Jeep termasuk merek yang peminatnya telah ter-segmented kan di Indonesia. Ketertarikan seseorang terhadap mobil ini seringkali didorong karena kesenangan pribadi, seperti suka dengan off-road.
Chief Marketing Officer PT Garansindo Inter Global Rieva Muchsin berpendapat bahwa Jeep tidak ubahnya seperti barang-barang fesyen dari negeri barat. Merek ini cenderung memiliki citra eksklusif tersendiri.
Salah satu yang menjadi alasannya karena seluruh proses manufaktur Jeep berlangsung di negara asalnya. Tetapi sangat disayangkan tidak semua pemilik mobil roda empat ini sadar pentingnya menjaga orisinalitas aksesori maupun suku cadang kendaraan mereka.
“Sebetulnya tak ada trik perawatan khusus, sama saja seperti mobil lain. Tetapi, biasanya Jeep mengalami kerusakan pada aksesori karena tak menggunakan merek orisinal,” kata Rieva kepada Bisnis, beberapa waktu lalu.
Tidak jarang pemilik Jeep mengganti maupun menambah aksesori velg, bumper, side fender, dan lainnya. Benda-benda ini cenderung lebih cepat rusak jika tidak menggunakan merek orisinal, seperti Mopar, alias membeli produk aftermarket.
Rieva menekankan pada bagian footstep atau pijakan kaki. Ketika benda ini diganti menggunakan merek yang berbeda dari distributor resmi umumnya mudah lepas, pecah, atau lecet.
Sementara itu, perawatan mesin Jeep sewajarnya passenger car lain. Pemilik harus peka terhadap kondisi ban dengan membersihkannya setiap 5.000 – 8.000 km termasuk bagian brake dust. Jangan lupa juga untuk cek tekanan angin setidaknya sepekan sekali.
Perihal bahan bakar, Rieva mengatakan sebetulnya pemakaian bahan bakar minyak (BBM) beroktan rendah tidak langsung bisa merusak mesin. “Bahan bakar pakainya yang nonsubsidi. Premium tak merusak atau pengaruhi garansi. Tapi jelas mempengaruhi performa mobil itu sendiri,” ujarnya.
Pada umum, sebaiknya service rutin Jeep dilakukan setiap 6.000 kilometer atau bisa juga mematok per 6 bulan sekali. Sedangkan kalau menyangkut sabuk mesin, untuk penggantiannya boleh saja dilakukan setiap 25.000 mil.
Selain itu, pengguna serta pemilik harus telaten memeriksa level oli dan cairan mesin karena setiap kendaraan berbeda. Dan tak lupa, setiap kali hendak memperbaiki sesuatu terkait dengan sistem kelistrikan putuskan lebih dulu aliran aki.
Tips Merawat Mesin Cherokee, Biar Awet Meski Sudah Berumur
Merawat mobil seperti mobil Jeep memang gampang-gampang susah. Ada beberapa hal yang harus sangat diperhatikan, ada juga yang tidak perlu banyak perhatian.
Untuk Jeep Cherokee XJ yang saat ini umurnya sudah mencapai 20 tahun lebih, ternyata untuk menjaga performa tidaklah sulit #SahabatRotary. Perlakuannya tidak jauh berbeda dengan mobil pada umumnya, hanya harus sedikit lebih diberikan perhatian saja.
Seperti salah satu komponen yang harus dirawat dan diperiksa kondisinya adalah belt. Pada mobil ini hanya ada satu belt untuk water pump, power steering, alternator dan pendingin kabin sehingga harus diperhatikan betul. Apakah belt sudah retak-retak atau ada bagian yang terkikis karena gesekan.
Hal terpenting kedua yang harus dilakukan yaitu penggantian pelumas harus tepat pada waktunya.
Semua komponen yang membutuhkan pelumas jangan sampai lupa untuk diganti. Lebih dari itu jangan menggunakan oli yang kualitasnya rendah, agar performanya maksimal melindungi mesin. Dan yang terakhir yaitu sistem pendingin, radiator, dan kipas radiator nya harus menggunakan cairan pendingin dan hindari menggunakan air biasa.
Hai #SahabatRotary pelanggan bengkel Jeep, masih ada pertanyaan tentang mobil jeep?
Khususnya masalah AC mobil Jeep. Silahkan bertanya ke …
Seneng bisa berbagi.
Pasti bermanfaat.

Blog

bengkel jeep

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *