Merawat Mobil Kesayangan, Memanjakan Diri Sendiri di Perjalanan

Hai #SahabatRotary

Memiliki mobil impian boleh jadi keinginan setiap orang, namun tak semua orang bisa mendapatkannya. Beruntunglah kita yang sudah mampu memiliki kendaraan pribadi ini. Setelah memiliki mobil impian, tugas kita selanjutnya adalah merawat dan menjaga mobil tersebut dengan baik. Merawat mobil tergolong mudah jika kita telah mengetahui ilmunya. Salah satu hal terpenting dalam perawatan mobil adalah melakukan service rutin. Service rutin bisa dilakukan di bengkel manapun, bengkel resmi milik produsen mobil kita bisa menjadi pilihan. Bengkel ac mobil pasar kamis bisa menjadi pilihan terbaik untuk service ac mobil secara rutin.

Sebagai pemilik mobil, kita harus paham betul hal-hal yang menjadi kebutuhan mobil milik kita. Membaca manual book penting juga agar kita memahami bagaimana cara pemakaian mobil yang kita punya, bagaimana cara perawatannya, dan hal-hal apa saja yang tidak boleh kita lakukan terhadap kendaraan roda empat yang satu ini. Kita tidak ingin terjadi hal-hal yang buruk selama di perjalanan bersama mobil kesayangan, bukan? Misalnya kerusakan mendadak pada mesin sehingga mobil tiba-tiba mogok. Oleh sebab itu, kita sangat perlu melakukan service rutin untuk mobil.

Kenapa Kita Harus Membawa Mobil ke Bengkel untuk Service?

Seringkali timbul pertanyaan di benak pemilik mobil, kapan sih kita harus membawa mobil kesayangan ke bengkel? Apakah perlu memasukkan mobil ke bengkel ketika kondisinya baik-baik saja? Kenapa harus service rutin, padahal mobil tidak rusak? Jawaban dari semua pertanyaan itu ada pada penjelasan di bawah ini.

  • Mesin mobil menjadi jauh lebih awet

Saat kita melakukan pemeriksaan dan service rutin di bengkel, yang dilakukan oleh montir adalah melakukan pengecekan seluruh bagian mesin mobil. Jika tidak ada kerusakan yang berarti, tugas montir adalah melakukan perawatan rutin pada mesin mobil. Dengan perawatan rutin, mesin mobil akan tetap nyaman dipakai seperti saat baru. Tidak hanya mesin mobil, ac mobil juga harus mendapatkan perawatan rutin, misalnya di bengkel ac mobil pasar kamis. 

  • Mobil lebih panjang umur

Mobil yang digunakan untuk keperluan sehari-hari umumnya memiliki usia atau umur pakai yang lebih lama dibandingkan mobil yang digunakan untuk tujuan komersil seperti taksi. Mobil pribadi bisa bertahan hingga umurnya mencapai 10 tahun dengan perawatan rutin. Jika tidak dirawat secara rutin dan berkala, usia mobil pribadi bisa saja lebih pendek dari itu. 

  • Memastikan kelayakan sparepart

Usia mobil memang bisa mencapai 10 tahun, namun hal ini tidak berlaku untuk sparepart yang menyusunnya. Usia sparepart umumnya lebih pendek, misalnya saja rem. Rem sangat penting karena berfungsi sebagai penghenti laju kendaraan sehingga harus selalu diperiksa secara rutin untuk memastikan rem bekerja dengan baik. Siapa sih yang ingin mengalami rem blong saat berkendara? Oleh karena itu, service rutin perlu dilakukan untuk memastikan bahwa komponen atau sparepart pada mobil masih layak dan berfungsi dengan baik.

Kapan kita harus melakukan service mobil? Jawabannya bisa kita kita lihat di buku manual atau buku petunjuk penggunaan mobil yang kita miliki. Rata-rata, mobil baru service rutin setelah menempuh jarak 5.000 km.

  • Mengganti sparepart yang sudah usang

Komponen atau sparepart pada mobil harus rutin diganti tanpa harus menunggu sampai rusak. Penggantian ini wajib dilakukan demi kenyamanan dan keselamatan pengendara mobil di perjalanan. Pada mobil manual, kampas rem dan kampas kopling harus diperhatikan dan diganti secara rutin. Sedangkan pada mobil transmisi otomatis, bagian yang mendapat perhatian khusus yaitu v-belt.

Di samping itu, ac mobil juga harus mendapatkan perhatian. Komponen ac seperti filter sebaiknya secara rutin diganti. Freon, pemeran utama pada ac mobil ini juga wajib diisi ulang secara rutin, misalnya di bengkel ac mobil pasar kamis. Kerusakan ac tentu sangat merepotkan, suasana kabin menjadi panas dan tidak nyaman. Lebih baik mengganti komponen ac secara rutin daripada kita harus menahan panas dan gerahnya berkendara tanpa ac.

  • Menghemat biaya perawatan

Sebagian orang berpikir bahwa tidak melakukan service rutin pada mobil bisa menekan biaya yang harus dikeluarkan. Sayangnya, pernyataan ini salah besar, sebaliknya biaya perawatan mobil bisa membengkak karena mobil tidak dirawat secara rutin. Akibatnya, terjadi kerusakan mobil yang parah. Saat kerusakan sudah terjadi, mau tidak mau pemilik mobil harus melakukan perbaikan di bengkel. Biaya yang dikeluarkan tentu saja lebih besar dibandingkan dengan perawatan atau service rutin.

bengkel ac mobil pasar kamis karya maxime agnelli

Kapankah Waktu yang Tepat untuk Service Mobil?

Perhitungan kapan mobil harus diservice bisa dilihat dari dua kategori, yaitu jarak tempuh dan waktu penggunaan. Dilihat dari jarak tempuhnya, mobil wajib diservice rutin ketika sudah mencapai jarak tempuh 1.000 km, 5.000 km, 10.000 km, 15.000 km, dan seterusnya. Sedangkan service rutin berdasarkan waktu penggunaan, mobil sebaiknya rutin di service, baik di bengkel resmi maupun di bengkel mobil pasar kamis setiap 6 bulan sekali, entah mobil itu sering dipakai ataupun tidak.

  • Service di 1.000 km pertama

Untuk mobil yang masih baru, service pertama yang harus dilakukan adalah ketika mobil tersebut sudah berjalan sejauh 1.000 km. Pada service perdana ini, tidak banyak yang dilakukan oleh montir pada mobil kita. Biasanya hanya dilakukan pengecekan terhadap cairan-cairan, seperti air radiator, oli-oli pada mesin, dan minyak rem. Pengecekan juga dilakukan pada komponen-komponen penting antara lain aki, tekanan angin pada ban, membersihkan filler udara, serta melihat baut pada roda apakah terpasang dengan baik atau tidak.

  • Service rutin di 5.000 km

Ketika mobil sudah mencapai jarak tempuh 5.000 km, pemilik disarankan untuk membawanya kembali ke bengkel untuk pergantian oli mesin  dan service rutin. Mengganti oli bertujuan agar komponen di dalam mesin tetap mendapatkan pelumas yang maksimal. Jangan sampai menunggu hingga oli pada mesin habis.

Pada service rutin di 5.000 km ini, beberapa bagian lain juga turut mendapatkan pengecekan seperti pada saat service pertama di 1.000 km untuk memastikan semua komponen berfungsi dengan baik. Jika terdapat komponen yang mulai rusak sebaiknya kita tidak perlu menunda untuk melakukan penggantian.

  • Service rutin di 10.000 km

Setelah mobil menyentuh jarak tempuh 10.000 km yang biasa dicapai ketika mobil sudah digunakan kurang lebih selama 6 bulan,  maka akan lebih banyak komponen yang harus diperiksa saat di service. Fokus utama pada service berkala setiap 10.000 km adalah spooring, balancing, dan rotasi ban menyilang. Rem pada keempat buah roda mobil juga diperiksa dan dibersihkan untuk mengembalikan lagi performa pengereman yang sudah mulai turun. Oli mesin dan oli transmisi juga wajib diganti pada service rutin kali ini.

Selanjutnya, service rutin dilakukan setiap jarak tempuh mobil bertambah 5.000 km, yaitu pada km ke 15.000, 20.000, dan seterusnya. Service mobil rutin di bengkel ac mobil pasar kamis setiap 6 bulan sekali juga sangat dianjurkan. Merawat mobil sebenarnya mudah jika kita mengikuti petunjuk dari produsen mobil dan juga dari ahlinya. Ayo, tunggu apa lagi? Jangan ragu untuk service mobil sekarang juga!

Senang bisa berbagi.

Pasti bermanfaat.

Blog

Bengkel AC Mobil BantenBengkel AC mobil CikupaBengkel AC mobil CilegonBengkel AC mobil Citra RayaBengkel AC mobil Pasar Jumat

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *